KUNTILANAK MERAH
Tapi esok harinya, papan itu kembali ke kelas 4B dengan pesan baru:
"Jangan ambil milikku. Aku masih mengajar."
Guru Bahasa Indonesia, Pak Sabar, yang dikenal penakut tapi nekat karena utangnya menumpuk, akhirnya menerima tawaran dari Kepala Sekolah untuk mengajar malam. Alasannya, ia diberi honor dua kali lipat dan tambahan mi instan sebulan.
Pak Sabar masuk kelas 4B dengan naskah soal dan satu set alat tulis. Tapi saat hendak menulis di papan, kapur meloncat dari tangan, memutar di udara, dan menulis sendiri: