Young Wife For My Father
“Tentu saja, Pak. Saya akan menjalani profesi saya sebagai guru ini dalam waktu satu bulan ini dengan sebaik-baiknya. Menjalankannya dengan ikhlas dan tidak akan mendengarkan hal-hal yang tidak perlu.”
Pak Bam tertawa berwibawa, sangat menjerminkan jati dirinya sebagi guru senior yang telah sangat lama menangani anak-anak nakal dari berbagai generasi. “Saya juga harus memperingatkan anda tentang si kembar di kelas,” ujar Pak Bam tiba-tiba sebelum beliau akan pergi dari ruangan.
“Iya?” Karina sontak kembali menatap pada laki-laki paruh baya di depan sana. “Ah, tentang itu saya sudah cukup mengetahuinya. Mungkin,” lirih Karina di akhir.