Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
GREESA

GREESA

seru Deva. *** "Kantin yuk!" ajak Ara. "Bentar," ucap Greesa sembari mengambil ponselnya di tas. "Yah batrenya abis," rengek Greesa sambil berusaha menghidupkan ponselnya. Ara menyodorkan powerbank. "Nih pake lo nggak bawa charge kan." Greesa meraih powerbank di tangan Ara, memasukan kabel USB dan menekan tombol power pada ponselnya lalu memasukan ponsel beserta powerbank tersebut ke tas miliknya.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai gone
Baca
+Pustaka
Fake

Fake

tambah Kevin heboh, salah satu tukang kompor di geng mereka. “Mau taruhan? Kalau dia main sama gue malam ini, kalian bayar satu juta perorang. Kalau gue kalah, malam ini gue yang traktir gimana?” usul Ali tiba-tiba, mereka tampak antusias setuju dengan gagasan itu. Tidak akan rugi mengeluarkan uang jika mereka mendapatkan sebuah hiburan, Dido dan Adit merasa gelisah feeling mereka sudah tidak enak dan Shena belum kembali ke meja mereka, satu-satunya orang yang berani memberhentikan permainan gila ini ya cuma seorang Raden Akashena Kavi.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai gone
Baca
+Pustaka
Home

Home

33 ["Kamu di mana? Kenapa dari kemarin nggak angkat teleponku?!"] Mutia menunduk dalam setelah mendengar bentakan Rey melalui sambungan telepon. Jantung Mutia berdetak begitu kencang akibat rasa takut serta firasat tak enak yang menghampiri. ["Sengaja? Iya? Kamu sengaja kabur supaya setiap hari orang tua kamu telepon aku? Setan!"]
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 396 kali sebagai gone
Baca
+Pustaka
Yours

Yours

Ekspresi lelah tampak di wajah Josh, bukan hanya itu banyak hal dalam dirinya berubah. “Aku dengar dia sakit.” Rena berkata dengan menatap layar. Azka mengalihkan pandangan menatap Rena sekilas dan beralih ke layar ponselnya, “sakit apaan?” “HIV.” Azka secara otomatis menekan tombol pause, menatap Rena dengan tatapan penuh selidik. Rena menatap kedua mata Azka, mengangguk pelan meyakinkan bahwa apa yang dikatakannya tadi memang benar.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai gone
Baca
+Pustaka
Demon Emperor

Demon Emperor

MEONG. --- Rate : 21++ 🤣
1012.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai gone
Baca
+Pustaka
GADIS

GADIS

Reuni? Kembali rasa takut dan khawatir merajai alam bawah sadarku. Reuni, sebuah kata yang asing bagi orang introvert sepertiku. Yang kutahu, reuni adalah sebuah ajang pertukaran pertanyaan. Pertanyaan tentang gaji dan pekerjaan, tentang anak dan pernikahan, tentang kesuksesan dan kegagalan, tentang segalanya. Dan reuni adalah hal yang paling menakutkan untuk seseorang yang bukan apa-apa sepertiku. Reuni itu menyeramkan seperti Picolo, musuh bebuyutan Shun Go Ku di film kartun kesukaanku semasa kecil, Dragon Ball. Dan jelas, undangan reuni yang kuterima pagi itu lebih menakutkan daripada menghadiri seratus acara pernikahan. “Bu, ada undangan reuni, aku datang tidak ya?” Tanyaku pada Ibu yang
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai gone
Baca
+Pustaka
Menyerah

Menyerah

Bersambung . Ngantuk Besti
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 698 kali sebagai gone
Baca
+Pustaka
Gagal Move-on

Gagal Move-on

terusku dengan tegas. (*)
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai gone
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status