Dari Budak Menjadi Bencana
Bukan pula hewan.
Itu adalah Golem Jiwa—konstruksi batu dan logam yang disatukan oleh energi spiritual terkutuk dan sisa-sisa kesadaran budak yang gagal menjadi "pupuk" sempurna. Tubuhnya berwarna abu-abu kusam, dengan retakan-retakan yang memancarkan cahaya hijau pucat. Dia memiliki empat lengan yang masing-masing memegang senjata berbeda—pedang, kapak, pentungan, dan cambuk. Tapi yang paling mengerikan adalah kepalanya: tidak memiliki wajah, hanya sebuah bidang datar dengan puluhan mata manusia yang berkedip-kedip tidak selaras, masing-masing memancarkan emosi berbeda—rasa sakit, kemarahan, keputusasaan.