SELINGKUH DENGAN ISTRIKU
Ia melangkah perlahan, menyusuri lorong sempit bus dengan suara lirih penuh sopan.
“Permisi, Mas... Mbak...” ucap Bara sambil menyibak kerumunan, matanya terus mencari Dona—wanita yang baru saja ia lukai, dan belum sempat ia dekap kembali.
Hati Bara berdegup kencang. Ia tahu, jika kali ini ia melewatkan kesempatan ini, mungkin ia akan benar-benar kehilangan Dona untuk selamanya.
Bus tiba-tiba mengerem mendadak saat melewati tikungan sempit. Dona nyaris terjatuh ke depan, namun dengan sigap Bara menangkapnya.