Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dosenku Suamiku

Dosenku Suamiku

Bab 34 Berkumpul "Aargh!" pekik Rania saat tak sengaja seseorang menyenggolnya karena bus dalam keadaan penuh penumpang. "Maaf, Mbak nggak papa?" "Nggak apa-apa, Mas." Rania segera turun sebelum bus melaju kembali. Saat ingin menyeberang ke halte bus kota, tangan kanannya masuk ke saku jaket.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai groped in bus
Baca
+Pustaka
Misteri Bus Setan

Misteri Bus Setan

Mengikuti bus yang berguling. Bu Guru setelah bisa mengendalikan diri mencoba berdiri. Dia ingin membantu Mark dan lainnya. Ketika Mark berteriak, dia linglung dan tidak sempat memegang apapun. Alhasil tubuhnya terlempar mengikuti gerakan bus yang bergelinding. Para siswa lain juga ikut memegang apa yang mereka bisa pegang. Tapi sayangnya banyak di antara mereka yang tidak kuat berpegangan. Tangan mereka terlepas. Sehingga tubuh mereka terlempar seperti Bu Guru.
753 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai groped in bus
Baca
+Pustaka
Playboy Kampus

Playboy Kampus

Pinggang gadis itu terlihat lekuk, sehingga bentuk tubuhnya terlihat sangat ramping, rapi, dan seksi. Bus itu berbelok, masuk ke terminal Bungur Asih. Dengan sekali hentakan bus itu berhenti. Dengan perlakuan sopir yang kasar para penumpang di samping mengucapkan terima kasih, pasti mereka juga menyeru untuk mengumpat.
109.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai groped in bus
Baca
+Pustaka
Satu Atap

Satu Atap

Mereka hidup selamat sentausa. "Ayo, Bu, Pak, buruan masuk! Lima menit lagi berangkat!" Kondektur bus berseru pada penumpangnya di depan pintu. Beberapa penumpang segera memasuki bus. Ada banyak jenis dan dari berbagai usia. Mulai dari anak kecil dengan ibunya sampai kakek yang sepertinya berusia di atas setengah abad. Jumlahnya tidak banyak, mungkin karena ini bus malam.
9.6150.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai groped in bus
Tampilkan Ulasan (52)
Baca
+Pustaka
Kira_Khasunny
Cerita kamu bagus dan minim kesalahan kepenulisan 😊👍🏻 Kalau alur, sudah lumayan bagus. Aku cuma bisa kasih review segini karena aku lebih suka cerita per chapter banyak konflik yang buat gregetan. Semangat terus, Kak!
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Koloni Betaverse

Koloni Betaverse

Orang luar hanya bisa mengamati yang sedang mereka lakukan, tetapi tidak penyebab maupun tujuan mereka. Kemudian, di sebuah pertigaan dekat sebuah terminal, beberapa bus antar provinsi mengantre di atas aspal, menunggu lampu merah. Rombongan orang aneh berwajah dingin itu melintas ditimpali gosip kernet dan sopir. Sebagian penumpang bus mencoba berempati, ada pula yang mencemooh. Pintu bus-bus besar itu tertutup rapat. Seorang kernet bercerita bahwa seorang gabutan pernah tiba-tiba berbelok dari trotoar lalu menaiki bus mereka yang saat itu pintunya sedang terbuka. Penumpang tersebut diam seribu bahasa sepanjang waktu sampai bus kembali keluar dari terminal dan dia turun di lampu merah yang
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai groped in bus
Baca
+Pustaka
Dendam dan Rahasia Tuan Muda

Dendam dan Rahasia Tuan Muda

Kedua tangannya terpaku erat ke pegangan besi di atas mereka. Seorang perempuan muda masuk dan melekat di antara dia dan Adhira. Tubuhnya terlalu mungil sehingga dia tak bisa menjangkau pegangan yang ada di atas. Saat bus bergerak secara mendadak, perempuan tadi tanpa sengaja memeluk tubuh Adhira. “Maaf… maaf!” ucapnya. “Tak apa-apa,” balas Adhira disertai senyum kecil.
1011.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai groped in bus
Baca
+Pustaka
Dalam Dekap Hangat Pak Profesor

Dalam Dekap Hangat Pak Profesor

"Mereka mulai bergerak." Sasha merasakan adrenalin membanjiri tubuhnya. Mereka tidak punya banyak waktu. Bram menuntun mereka melalui jalan setapak kecil yang jarang dilewati, menuju gerbang belakang taman yang tersembunyi di balik warung-warung kecil. Udara berbau asap rokok dan minyak goreng. "Bus sudah menunggu di ujung jalan," bisik Bram. "Bus malam. Hanya ada satu."
9.421.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 634 kali sebagai groped in bus
Baca
+Pustaka
The Real Successor

The Real Successor

Kenapa nggak dari dulu saja si Gondes ini bernyanyi dari dulu, siapa tau dia sudah rekaman dan lagunya didengar banyak orang. Aku sudah dekat dengan tujuanku, maka aku pun berjalan mendekati pintu keluar. Jam sudah menunjukkan pukul setengah tiga sore. Aku masih harus berjalan beberapa blok lagi untuk sampai ke area cucian mobil. Namun, terlihat sepeda motor di depan bus mendadak memotong jalan dan berhenti. Hal itu membuat sopir bus yang aku tumpangi mengerem mendadak untuk menghindari tabrakan dengan pengendara motor itu. Untungnya tumbukan bisa terelakkan. Justru keadaan kami yang di dalam bus inilah yang justru harus tupang tindih tidak kuat menahan dorongan akibat gerakan bus saat menge
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai groped in bus
Baca
+Pustaka
My Lovely Bodyguard

My Lovely Bodyguard

Kemudian mereka memasukkan benda-benda itu ke bagasi bus ketiga. "Koko Chyou, Tuan muda Kinsey dan Tuan muda Carver, kalian nanti duduk di kursi nomor 11, 12 dan 13," tukas Harun sembari membagikan name tag pada ketiga peserta diklat. "Earlene dan yang lainnya, di bus yang mana?" tanya Chyou. "Bus kesembilan. Bareng sama istri-istri yang lainnya." "Siapa yang mengawal di sana?"
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai groped in bus
Baca
+Pustaka
Nyonya Puas Abang Lemas

Nyonya Puas Abang Lemas

Kondisi bus sangat penuh dan pengap. Di samping Rusdi, duduk seorang wanita muda yang tampak sangat gerah. Dia memakai kaos tipis yang menempel ketat di tubuhnya yang montok. Setiap kali bus terguncang, payudara besar wanita itu bergesekan dengan lengan Rusdi. Rusdi merasa tidak nyaman dan mencoba memepetkan dirinya ke arah jendela. "Maaf ya, Mas, sempit sekali," kata wanita itu sambil mengibas-ngibaskan tangannya agar terasa dingin.
9.7334.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.0K kali sebagai groped in bus
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status