Nasi Bungkus untuk Laila
Suasana terminal sangat ramai, calo-calo bus ilegal berebut penumpang, tas Laila ditarik seorang pria dengan tato naga di tangannya dan anting menghiasi telinganya.
Suasana tegang terasa menyelimuti ketika keduanya berebut tas tak ada yang mau mengalah.
"Mbak, ayo naik bis Prima Energi, bentar lagi jalan, swer gak akan ngetem," katanya terus memaksa. Laila tetap kukuh.
"Bang, saya itu mau ke Cibodas, bukan mau ke Bandung!" Tampak gurat kesal di wajah Laila, karena calo ini memaksa setengah mati.
Hot Chapters