Saat Aku Mati, Pacarku Sibuk Menolong Wanita Lain
Saat tubuhku diangkat keluar, angin tiba-tiba bertiup, dan entah bagaimana, tanganku terkulai, menampakkan sebuah kalung yang menggantung di genggamanku.
Wibi kebetulan memalingkan wajahnya. Aku hanya bisa tersenyum pahit. Wibi, lihatlah, kita benar-benar tidak pernah sejalan.
Kalau saja kamu menoleh, kamu pasti tahu bahwa orang yang mati itu aku.
Kalung ini adalah hadiah ulang tahun darimu, satu-satunya hadiah yang kamu berikan selama dua tahun kita berpacaran.
Ketika aku meninggal, aku sangat kecewa padamu dan tidak ingin ada hal apa pun yang mengikatku. Jadi, aku melepaskannya. Mulai sekarang, aku juga tidak akan mengganggumu lagi.
Hot Chapters