ISTRI KEDUA KU
"Setiap anak yang terlahir itu bersih, suci, tidak berdosa. Mereka berhak hidup dan mendapatkan kehidupan sekalipun anak itu terlahir di luar ikatan. Yang berdosa itu orangtuanya."
Aku dan Fidelya terdiam, mendengar penuturan Ibu.
"Masa lalu kalian sebagai anak panti, seharusnya menjadi motivasi kalian untuk segera menjadi orangtua. Kalian terikat hubungan yang halal. Kalian sudah matang, baik dari usia dan ekonomi. Kalian sudah pantas menjadi orangtua. Ibu yakin, kalian mampu memberikan anak kalian kelak kehidupan yang layak. Yang orang cari dan usahakan setelah berumah tangga itu, keturunan. Jadi, jangan kalian berpikir untuk tidak memiliki anak, ya!" urai Ibu panjang lebar.