Saat Hati Menyesal
Suatu hari, aku mendapat undangan dari sahabatku untuk main ke bar barunya agar aku juga bisa menyegarkan pikiran.
“Sudah kubilang, dari tampangnya memang terlihat Richard itu licik dan menyebalkan, sama sekali nggak cocok denganmu. Tapi, ya sudahlah. Kebetulan aku baru kenal satu pria muda yang imut, sini biar kukenalin padamu….”
Di tengah ocehan sahabatku yang tiada henti, suasana hatiku mulai membaik.
الفصول الرائجة