Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Malam Penuh Gelora Bersama Bosku

Malam Penuh Gelora Bersama Bosku

Sylvia perlahan berjalan mendekat, berpegangan pada kursi di sampingnya. Saat dia mendongak menatap Preston, wajahnya yang agak memerah karena alkohol tampak semakin memikat. "Meskipun Grup Gunarso baru saja kembali dengan gebrakan besar, jangan lupa siapa yang berkuasa di tempat ini. Menekan seorang sekretaris Grup Sandiaga bukankah berarti meremehkan Preston? Pak Elon, kali ini kamu memang keterlaluan."
9.6126.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai halo pak bos gu
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Untuk BOSKU

Ibu Susu Untuk BOSKU

ucapnya singkat, tampak sedikit kaget dengan tugas yang kuberikan. Aku tersenyum lebar, menyadari reaksinya. "Nggak malam ini, Aldo. Maksimal satu minggu," kataku sambil menepuk pundaknya dengan ringan. Aldo mengangkat tangan seperti memberi hormat. "Siap, Bu Bosss," jawabnya dengan nada bercanda, sebelum melanjutkan dengan tawa kecil. "Untuk sekarang agak repot sedikit nggak masalah ya? Sampai aku punya PA," lanjutku.
1063.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai halo pak bos gu
Baca
+Pustaka
Pengawalku Suamiku

Pengawalku Suamiku

"Halo Bos. Ada apa?" "Hari ini aku sibuk, jadi kamu antar dan jemput istriku ya. Kalau dia bertanya, bilang saja kebetulan atau apalah alasanmu terserah. Buat dia percaya dan jangan sampai dia tahu aku yang menyuruhmu." "Baik Bos baik!" jawab Hera yang tergesa-gesa memakai helmnya kembali dan langsung melesat menuju ke apartemen bos besarnya.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai halo pak bos gu
Baca
+Pustaka
POLIGRAF

POLIGRAF

Ia kemudian menepuk-nepuk pundak Tita dengan tangannya yang besar, Tita sampai harus berjuang mempertahankan kakinya agar kuat menahan beban yang menggayut di bahunya. “Baiklah, baiklah. Silakan bekerja yang nyaman. Pastikan berita kita menarik daripada media lain. Oke?” Tita menyatakan kesiapannya dengan memberi hormat yang disambut tawa ceria dari Pak Bos. Setengah hidup menggendong perutnya, Pak Bos akhirnya menghilang dari pintu. Cengiran tidak tulus yang tadi ditampilkan demi menyenangkan hati Pak Bos pun lenyap dari wajah, sekarang Tita kembali disergap perasaan bimbang yang membuatnya hanya memandang layar tanpa niat mengetik.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai halo pak bos gu
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Polos Pak Boss

Ibu Susu Polos Pak Boss

Sorot mata yang tadinya murka berubah jadi gugup. "Eh… a-astaga... om boss ..." Leo tidak menjawab, hanya menaikkan sebelah alis, tajam. Pria itu langsung mundur satu langkah, salah tingkah. Seorang teman pria itu yang masih duduk di atas motor ikut berseru, “Eh kenapa diem aja? Hajar!" Pria pertama menoleh cepat. “Diam lu! Dia Boss... Boss perusahaan Graha Utama!”
9.8132.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai halo pak bos gu
Baca
+Pustaka
SUAMI PENGGANTIKU SEORANG BOS

SUAMI PENGGANTIKU SEORANG BOS

"Hmmm namanya juga bos, orang kaya. Uang segitu mah kecil." "Iya ibu-ibu, syukurlah Dewi jadinya nikah sama Bosnya. Eh siapa kemarin namanya?" "Aksara. Sultan Aksara," sahut yang lain tampak serius mengobrol. "Uww namanya juga Sultan, duitnya pasti Sultan. Hahaha ...." "Tapi ini bener sih, utangnya Bu Basuki di warung saya juga udah dilunasin semuanya," kata sang pemilik warung ikut nimbrung.
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai halo pak bos gu
Baca
+Pustaka
Dendam Bos Gila

Dendam Bos Gila

ucap Tara terengah-engah sembari memasukkan motor ke garasi. "Dasar gentong sialan. Mentang-mentang udah jadi bos. Maunya seenaknya aja."
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai halo pak bos gu
Baca
+Pustaka
Di Dalam Tubuh Bos Tampan

Di Dalam Tubuh Bos Tampan

ulang Axel untuk yang kedua kalinya. Hana menjauhkan diri dari bosnya ketika dirasa kompres itu sudah menempel sempurna di pipinya. “Pak Bos baik-baik saja?” tanya Hana balik. “Ini Bapak gak dicoret dari kartu keluarga kan? Dan berhenti jadi General Manager Harrison Food?” Axel tersenyum tipis. “Kenapa? Kamu mengharapkan aku berhenti jadi bosmu?”
108.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai halo pak bos gu
Baca
+Pustaka
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

Lana menatap pria itu dengan dingin sebelum melepas masker wajahnya sambil berkata, “Aku hanya seorang pembawa pesan. Lima Macan milikmu itu sudah mati sekarang. Oh, benar, Bos Harvey, putramu juga sudah meninggal. Sekarang kalian bisa berhenti menunggunya. Memberitahumu untuk pergi itu untuk memberi kalian kesempatan tetap hidup. Atau kalau tidak, semua orang di Klan Dewa Naga harus mati!” Wajah Bos Harvey menjadi pucat tak terkendali setelah mendengar apa yang dikatakannya saat mundur beberapa langkah karena perasaan takut yang sangat besar. Dia berkata, “Tidak! Mustahil! Bagaimana mungkin Lima Macan bisa mati? Anakku, apakah mereka tidak dapat menyelamatkannya?”
9.16.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159.8K kali sebagai halo pak bos gu
Tampilkan Ulasan (2320)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Raka Abqary
karakter seperti ini yg pling bgus crtanya..tegas,berani,kuat & bsa mnyelesaikn mslahnya tnpa keraguan,,gk sprti "darill darby",buset dah lu,,klah mulu,,msuhnya lbih kuat drinya,brtingkh konyol,gk fokus ke mslahnya,yg diingatnnya hnya mmperbanyak wnita..bkn musnahkn msuh..ap lgi "philip clarke".....
Baca Semua Ulasan
Hamil Anak Bos

Hamil Anak Bos

Sebagai CEO perusahaan teknologi besar, jadwalnya padat, apalagi dengan masalah mendesak yang harus ia selesaikan sejak pagi. "Sogokan apaan itu?" tanya Lucas sarkastik, menunjuk kantung plastik kecil yang dibawa Alex. Alex mendekat tanpa menjawab. Wajahnya datar, tetapi pandangannya terpaku pada Dewi yang sedang berbaring di tempat tidur, wajahnya terlihat pucat. Lucas melanjutkan sindirannya, "Nggak usah repot-repot, Kak. Lucas bukan tipe orang yang gampang lunak karena sekotak makanan."
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai halo pak bos gu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status