Mantan Bos
perintah seseorang di dalam sana.
Zora masuk dengan membawa secangkir kopi pesanan sang bos. Dia sedikit melongo saat melihat penampilan orang di depannya itu. Jauh berbeda dari dugaannya.
Satu kata untuk menjabarkannya, perfect.
"Apa yang kau pikirkan, Zora," gumamnya menepis pikiran yang bersarang dalam kepalanya.
"Ini kopinya, Pak," kata Zora sedikit kagok dengan panggilannya itu.