Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Kesayangan Juragan

Istri Kesayangan Juragan

“Mas jangan ketawa! Aku takut beneran!” Sepanjang perjalanan dalam wahana itu, berbagai jenis hantu muncul: pocong, kuntilanak, bahkan hantu jepang dengan darah-darah palsu. Dan setiap kali itu terjadi, Anin hanya tahu satu hal, peluk suaminya sekuat tenaga dan jangan buka mata.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai hantu anja anja
Baca
+Pustaka
Warisan Hitam

Warisan Hitam

“Namun disisi lain, aku masih berat dan seakan tak ingin lepas dari Nang Dam. Hantu ini secantik-cantiknya perempuan yang pernah aku lihat. Dan sehebat-hebatnya dalam urusan ranjang walaupun nyatanya dia bukan manusia. AAHHH.. pusing aku dibuat pikiranku sendiri” Hans memalingkan matanya menuju meja ritual, beberapa dupa masih menyisakan setengah terbakar. Asapnya tidak setebal tadi malam namun masih cukup membuat kamar seperti tertutup kabut yang hampir merata disetiap sisi ruangan itu.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai hantu anja anja
Baca
+Pustaka
PETARUNG JALANAN RUNGKAD JAGATGENI

PETARUNG JALANAN RUNGKAD JAGATGENI

Shih-Tzu dan Vodel bangkit dengan tubuh penuh lumpur dan luka, namun semangat bertarung mereka tak surut sedikit pun. “Sial. Masih belum selesai juga! Bersiaplah!” Anjani berbisik sambil memutar nunchaku-nya. “Sudah saatnya ini diakhiri. Aku sudah capek sekali.” Khansa meraih batang pengki yang tergeletak di dekatnya, mengayunkannya seolah itu adalah senjata mematikan. “Aku benci malam ini,” gumamnya dengan nada kesal.
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai hantu anja anja
Baca
+Pustaka
Teror Hantu Janda Muda

Teror Hantu Janda Muda

"Yang bener, Bu? Gimana ceritanya?" "Waktu saya mau nutup gorden, dari jendela saya melihat hantu itu berjalan di sekitar rumah. Saya nggak terlalu memperhatikannya, karena saya takut jika hantu itu malah masuk ke rumah saya," ucap Bu Ani. "Lah, masih mending, Bu. Tadi malam suami saya malah melihat hantu itu di kamar mandi. Parah banget, kan?"
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai hantu anja anja
Baca
+Pustaka
Hanna (Bukan Gadis Biasa)

Hanna (Bukan Gadis Biasa)

Hanna yakin kalo Arjuna sudah berhasil menancapkan panah cinta di hatinya. *** Juna cute : Ya udah, lo makan aja dlu deh, tar kselek lg gara2 chatan sma gue :p Hanna D Aleandro : Iih lo mah gtu, ngedoain gue kselek :'( Juna cute : sedang mengetik
1030.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 888 kali sebagai hantu anja anja
Baca
+Pustaka
HANCUR BERSAMA SELINGKUHAN

HANCUR BERSAMA SELINGKUHAN

“Santai, Re. Aku ke atas dulu ya kalau gitu. Ada tempat karaoke enak di sana. Nanti kalian susul aja kalau udah selesai ngobrol. Okay?” Rani pun langsung bangkit. Agnia tak mau diam saja. Tangannya langsung mencekal lengan sang sahabat. “Ran, di sini aja,” ucapnya sambil setengah berbisik, tak enak hati dengan Narendra yang sepertinya sedang mengamatinya dengan tersenyum. “Udah Ni, tenang aja, aman di sini. Narendra juga udah jinak kok. Tenang deh.” Guyonan Rani tak sedikitpun mampu membuat Agnia tenang.
1044.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai hantu anja anja
Baca
+Pustaka
Janda Lumpuh Milik CEO

Janda Lumpuh Milik CEO

Karena jika iya, ia merasa tersaingi dengan kekayaan wanita itu. Sedikit membungkuk di balik pagar dan menilik dua orang yang baru keluar, sejenak Hani membulatkan mata kemudian tersenyum ria karena instingnya benar. Salah satu antara mereka memakai tongkat yang Hani yakini adalah Anjani. Satunya lagi memakai seragam sekolah TK--yang Hani duga adalah Clara, putri Anjani. Hani lantas memasang tampang sopan, ia berkata, "Permisi."
1013.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 554 kali sebagai hantu anja anja
Baca
+Pustaka
Marriage Contract

Marriage Contract

Dante belum sadar ia tengah berada di mana, dan hanya fokus ke tangannya yang sedikit sakit, karena di tarik terlalu kencang oleh Hera. 'shit' monolognya dalam hati. "Ayo masuk~" kata Hera dengan nada agak di buat menakutkan. Lagi-lagi Hera ingin menarik tangan Dante, namun langsung di tepis. "Hell ... Apa-apaan ini?! Wahana Rumah Hantu? Kau gila, hah?!" bentak nya saat sadar tengah berdiri di depan apa. Kim Dante ini lucu sekali, ya, bilangnya tidak percaya hantu, namun main wahana ini saja tidak mau, dan kelihatan seperti trauma? Ya ampun, Hera dibuat gemas ingin mencubit ginjalnya saja kalau seperti ini.
93.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai hantu anja anja
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Pedang

Legenda Dewa Pedang

Mata Shu Jin menyipit tajam. Hantu-hantu itu bukan sekadar roh gentayangan. Mereka dikendalikan. Namun… oleh siapa? Beberapa di antara mereka memiliki cakar panjang, hitam, berkilat seperti logam basah... racun menetes dari ujungnya, menguap saat menyentuh tanah. Hantu yang lain diselimuti kobaran api hijau kebiruan, nyalanya tidak memberi cahaya hangat, justru memancarkan hawa dingin yang menusuk tulang. Ada pula yang hanya berupa tengkorak berjalan... kosong, tapi dari sela-sela tulangnya mengalir cairan kental berwarna gelap yang menetes dan mendesis, melumerkan tanah seperti asam mematikan.
1025.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 699 kali sebagai hantu anja anja
Baca
+Pustaka
PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA

PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA

"Mana hantunya. Aku mau ketemu!" Jody menoleh pada Kian. Sosok yang sedang mengurai kancing kemeja. Gadis itu buru-buru memalingkan wajah. Enggan memandang tampilan yang menggoda mata, hati dan pikiran. "Lagian di era sekarang, yang namanya hantu itu tidak ada," lanjut Kian. "Hantunya memang tidak ada, tapi jelmaannya bejibun." "Termasuk kita!" Kian dan Jody kompak bersuara.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai hantu anja anja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status