Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
INTAN (Sekuat Hati yang Terkoyak)

INTAN (Sekuat Hati yang Terkoyak)

“Apa mungkin dia di selamatkan orang?” “Ah… masa iya? Rasanya kita pergi juga belum lama. Lagian pagi buta orang ke kebun ngapain, mau uji nyali. Di sini ‘kan terkenal angker.” Si Cungkring bergidik ngeri. “Haish…kamu terlalu banyak mengkhayal. Mana ada hantu di sini.” “Lalu gimana ini, di mana kita mencarinya.” Boy melotot menatap anak buahnya yang seolah tidak berpikir baik lalu berkata, “Kamu bertanya-tanya. Ya mana gue tau! Kita ‘’kan datang bersama-sama.”
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai hantu anja anja
Baca
+Pustaka
Istri Cantikku Ternyata Kuntilanak

Istri Cantikku Ternyata Kuntilanak

tanya hantu wanita bertubuh besar itu dengan santainya pada Laila. "Aku Laila, aku kecelakaan, jatuh ke jurang. Ummm... apa semua yang ada di sini hantu?" tanya Laila dengan polosnya. "Hahahahaha dasar hantu baru, semua yang ada di sini itu bukan cuma hantu biasa. Ada setan, iblis, jin iprit, tuyul, kuyang, hantu apa pun juga ada di sini," jawab nyonya Uwo.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai hantu anja anja
Baca
+Pustaka
Senandung Sunyi Mia di Tengah Badai

Senandung Sunyi Mia di Tengah Badai

Amelia melanjutkan, "Terakhir, ada hantu iblis. Hantu ini sangat ganas dan bahkan bisa memakan manusia. Hantu pengembara dan hantu jahat tidak bisa muncul di siang hari, tapi hantu iblis bisa. Mereka sangat kuat!" William langsung menutup mulut Amelia. "Sudah, cukup! Jangan bicara lagi." Amelia meronta. "Mmm…!" William melihat sekeliling. Matahari masih bersinar terang di langit, jadi tak mungkin ada hantu yang berkeliaran. Ia pun melepaskan tangannya dari mulut Amelia. Namun, begitu terbebas, Amelia langsung berkata lagi, "Kakak, kau tidak perlu takut! Aku akan melindungimu! Mia sangat kuat! Sebenarnya, hantu tidak menakutkan. Mereka sama seperti manusia. Hanya saja, mata mereka sedikit mel
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai hantu anja anja
Baca
+Pustaka
Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Matanya yang ungu kini berkilat liar, menatap ke arah kejauhan meski ia terhalang oleh dimensi yang berbeda. Malakai, yang sedang membaca gulungan sihir kuno di sudut ruangan, menoleh dengan dahi berkerut. "Siapa? Kau bicara tentang hantu lagi, Kantara? Fokuslah pada ritual penyelarasanmu!" "Dia bukan hantu!" bentak Haneul. Ledakan energi gelap keluar dari tubuhnya, menghancurkan meja kristal di dekat Malakai. "Dia sedang berdarah untukku. Dia sedang menghancurkan dunia hanya untuk memanggil namaku, dan kau bilang dia hantu?"
900 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai hantu anja anja
Baca
+Pustaka
Kerasukan, Berujung Menikahi CEO

Kerasukan, Berujung Menikahi CEO

“Iya, sahabat saya sejak kecil.” Belum selesai berbicara, Anin sudah berdiri di sampingku. Dia tersenyum lebar menatap kagum Pak Melviano yang masih berdiri di depan pintu. Tangannya terulur ke depan. “Saya Anindira, sahabat Sasi sejak masih bocah, Pak. Kenal waktu SD di Mentawai. Satu-satunya orang yang setia mendengar setiap cerita tentang hantu,” seloroh Anin keceplosan menyebut kata hantu.
1045.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai hantu anja anja
Baca
+Pustaka
Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Tubuhnya melayang berputar-putar mengelilingi tujuh murid yang sangat ketakutan. "Tujuh orang ini manusia murni. Sudah lama sekali kami tidak makan manusia, untung saja kalian masuk ke dalam teritori kami, meski sudah aku samarkan, tapi kalian benar-benar bodoh mengambil umpan begitu saja... Kekeke" kata Hantu Ganjang lagi dengan di susul tawa kecilnya yang mengerikan.
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 391 kali sebagai hantu anja anja
Baca
+Pustaka
Sungguh Nikmat Jadi Tabib Desa!

Sungguh Nikmat Jadi Tabib Desa!

"Hantunya datang lagi! Dia hantunya!" Dhana berjalan santai ke tengah halaman. "Anton Bajingan, kamu terlalu sering berbuat jahat, jadi merasa bersalah? Buka matamu dan lihat baik-baik, aku manusia atau hantu?" Dhana mendekati Anton, yang kembali melangkah mundur. Dia menggosok matanya dan menatap Dhana. Ada yang tidak beres. Hantu tadi malam tidak seperti ini. Sosok yang berdiri di depannya sama sekali tidak terlihat seperti hantu.
8.540.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai hantu anja anja
Baca
+Pustaka
Harta, Tahta, Obsesi Gila

Harta, Tahta, Obsesi Gila

Lalu pergi menuju meja yang sebelumnya mereka lihat. "Tadi siapa?" Tanpa membuang waktu, Arkana langsung bertanya kepo setelah mereka duduk dengan nyaman. "Namanya Naira Hanindya Dewangga. Adiknya Tristan." "Hah?!" Arkana pun seketika terkejut mendengar penuturan Arletta. Karena .... "Serius dia adiknya Tristan?" "Iya!" "Kok gak mirip?"
1031.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai hantu anja anja
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Arletta....ksu sangat beruntung mendapatkan sahsbat seperti Karmila Semogs persahabatan Arlettta & Karmila tettsp langgeng hingga ke anak cucu......... Terima kasih Teteh Amih Lilis Ditunggu karya - karya berikutnya...️...️...️
Sindy Septi
ceritanya keren banget dan konflik bgt pokoknya...gimana kuat dan tangguhnya arletta menjalani kehidupannya yg penuh dengan konflik dimulai dari kecil udah kehilangan saudara kembarnya dan ketika dewasa dia harus bertahan menjalani kehidupannya yg keras pokoknya kawal sampe tamat ceritanya
Baca Semua Ulasan
Pemuas Hasrat Liar Kembaran Suamiku

Pemuas Hasrat Liar Kembaran Suamiku

tanya Abian kepo. "Pernah, Dad!" jawab Hanin cepat. "Waktu pernah lihat di ponsel Oma Ranti. Hantu ya serem banget," ceritanya menggebu-gebu. "Itu bukan hantu Hanin ." Terlihat Hanan menghela napas pelan. "Itu boneka hidup yang suka membunuh orang," jelasnya lagi.
9.7494.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.3K kali sebagai hantu anja anja
Baca
+Pustaka
TEROR BEGU GANJANG (Selanjutnya Kau Yang Akan Mati)

TEROR BEGU GANJANG (Selanjutnya Kau Yang Akan Mati)

tanyanya. "Apa, hantu? Mana ada siang-siang hantu, jangan ngaco." Anita tak memedulikan ucapan sahabatnya dan dengan lembut kedua tangan menarik selimut yang sedang menutup sekujur tubuh Indah.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai hantu anja anja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status