CINTA YANG HILANG
Namun Yutta terlihat masih begitu bersemangat melakukan pekerjaanya.
"Yutta... " Panggil pak Indra.
Yutta yang mendengar panggilan tersebut pun, langsung berjalan kearah atasannya itu.
"Iya Pak, ada apa?" tanya Yutta dengan ramah.
"Yutta, kamu anterin minuman ini ke kamar 302 ya, ada di lantai 13," pinta Pak Indra.
"Tapi saya belum selesai Pak!" tolak Yutta dengan ramah.
"Gak apa-apa, kamu anterin ini saja dulu. Nanti setelah itu kamu ke sini lagi, oh iya ingat kamu harus bersikap sopan, minuman itu untuk pak Davin, dia anak dari yang punya hotel ini."
Hot Chapters