Terjebak Cinta Suami Yandere (Indonesia)
Suasananya juga memang memiliki aura Jepang di sini.
Sementara itu, pria tua berpakaian serba putih lengan pendek yang mereka datangi sedang duduk melantai di seberang meja seperti mereka berdua, meminum teh hijaunya dengan begitu khidmat.
“Jadi...” katanya lambat-lambat, memulai percakapan yang sempat tertunda oleh basa-basi sesaat. Suaranya serak dan sedikit rapuh, melanjutkan usai memberi jeda yang membuat orang sedikit tegang, “... kamu bilang kalau kalian bisa memberikan konsep yang lebih bagus daripada semua pesaing? Apa kamu tidak terlalu sombong mengatakan itu?”