TIBA-TIBA DIMADU season 2
"Gak apa, aku juga biasa kok duduk di sembarangan tempat."
"Oh, ya?"
"Sini, duduk sini," ajakku.
"Ya, kenapa?"
"Lihat matahari cerah dan langit biru itu," ujarku.
"Kenapa?"
"Aku ingin selalu ceria seperti mereka."
"Senyummu lebih indah dari matahari," pujinya.
"Halah, kamu," ujarku tertawa.
"Sebenarya aku ingin kita bahagia seperti ini."
"Sayangnya kita harus dihadapi oleh kenyataan pahit tiap hari.
Bab Populer