Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kau Adalah Obatku

Kau Adalah Obatku

"Benarkah? Aku tidak ingin mencari kesempatan dalam kesempitan." Meskipun Dimas tidak mengerti apa yang terjadi dengan tubuhku. Tapi dia bisa melihat konflik hariku. Tak peduli seberapa jujur tubuhku menginginkannya, hatiku tetap menolak. Namun aku tak peduli lagi, penyakit ini hampir membuatku gila. Dimas adalah obatku sekarang, satu-satunya yang bisa menyelamatkanku. Aku mengulurkan tangan dan menggenggam bagian bawahnya.
89.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.3K Beses bilang hati yang gembira adalah obat
Read
+Library
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

"Gila. Ini racun apa makanan, Ya? Pedas banget!" "Itu obat," jawab Soraya tenang. Dia memakan porsinya sendiri dengan anggun, tidak terganggu dengan rasa pedas itu. "Obat buat mematikan saraf lo yang kebanyakan sandiwara kemarin malam. Katanya mau ngerasain sesuatu yang nyata? Itu rasanya."
1.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 72 Beses bilang hati yang gembira adalah obat
Read
+Library
Istri Pengganti

Istri Pengganti

Jawab Pak Mantri yang segera di angguki oleh Nadya. “Tapi obat ini tidak pahitkan, Dok?” Tanya Nadya kembali. “Obat ini sangat manis, teteskan saja sedikit saja ke dalam mulutnya, keadaannya akan mulai membaik.” Jawab kembali Pak Mantri. “Terima kasih, banyak Pak, Bu. Kalian sudah menyelamatkan Ghava.” Nadya berterima kasih dia bernapas lega membuatnya sangat tenang.
1039.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang hati yang gembira adalah obat
Read
+Library
Anak Kembar yang Dibedakan

Anak Kembar yang Dibedakan

Sabia bergeming, sekarang giliranku yang tak memberinya satu patah kata pun untuk membantah argumenku. “Kalau lu mau tahu, itu obat Adam yang kasih ke gue, dia bilang itu obat penenang karena dia tahu gue sedang nggak baik-baik saja setelah video viral itu. Gue nggak tahu kalau ternyata dia tipu gue dengan memberikan obat haram seperti yang lu bilang.” Sabia terkejut hingga mundur beberapa langkah. “Ini pil ekstasi sejenis narkoba.”
1017.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 553 Beses bilang hati yang gembira adalah obat
Read
+Library
Upik Abu jadi Nyonya

Upik Abu jadi Nyonya

Aku pun kembali lari menuju wastafel. Akhirnya hari ini aku tidak berpuasa karena harus meminum obat yang sudah dibelikan Fenita, obat untuk mengatasi rasa mual. Dia bilang obatnya cukup ampuh untuk mengatasi penyakit lambung, tetapi kenapa susah banget ketelan, ya? Rasanya kayak lagi nelan kulit salak. Akhirnya tanpa setahu Fenita, kusimpan obat itu tanpa meminumnya dan mencoba untuk beristirahat. Semoga saja badanku bisa enakan. "Hoek!"
107.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 269 Beses bilang hati yang gembira adalah obat
Read
+Library
Bayangan Dalam Pandang

Bayangan Dalam Pandang

Hanya ini yang bisa sedikit meleburkan beban jiwaku hari ini. “Setelah menangis berjam-jam sampai mata sembab, ternyata obatku adalah ucapan semangat dari bapak penjual gyoza.”, ucapku dalam hati, sambil terkekeh geli. Tidak bertahan lama sih. Alisku kembali berkerut sekalinya aku mengingat masalah hutang dan sebangsanya.
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 110 Beses bilang hati yang gembira adalah obat
Read
+Library
The Blue Blood

The Blue Blood

Sungguh, setelah kedatangan dua orang tadi, hati Ken menjadi lebih tenang. Pikirannya lebih jernih. Seolah-olah semua beban yang dia pikul selama ini melebur sudah. Dan jangan lupakan obat-obatan yang diresepkan Gilbert untuknya, konseling yang selalu Gilbert lakukan untuk perlahan-lahan menyembuhkan dirinya, semua bekerja sangat baik. Ternyata benar, ikhlas adalah kunci dari semua masalah Ken.
9.8162.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.1K Beses bilang hati yang gembira adalah obat
Ipakita ang mga Review (62)
Read
+Library
Selfie Hurtness
Hai... Apakabar semua? Semoga sehat selalu ya... Author ngerti kalau endingnya masih begitu 'gantung' ya karena memang sebenarnya masih ada lanjutannya kok. Hehehe Ini sedang proses ya, jadi diharapkan bersabar. Yang tanya lanjutannya gimana, yang jelas bakalan banyak banget kejutan yang biki
Pepi Arastya
Ceritanya bagus..... sdh 3kali baca tapi kok masih bikin nyesek, marah sama tokoh-tokohnya, esmosi, sebel, semua rasa jadi satu tp kok nggantung gitu lhooo. Bagus sich utk pembaca mau nerusin sendiri ending-nya gimana. Bagaimanapun trima kasih utk yg buat cerita ini dan sukses slalu ......
Basahin ang Lahat ng Review
AMORAGA

AMORAGA

"Lo sakit apa? Itu obat apa?" "Gue enggak sakit, Ra. Gue cuma gak bisa capek. Lari kaya gitu capek juga, loh," kata Raga dengan nada jenaka. Amora heran. Disaat seperti ini, Raga masih sempat-sempatnya bercanda. "Itu obat pengurang rasa sakit. Kalo kecapean, dada gue bisa sesak. Obat ini ngebantu supaya sesak di dada gue hilang."
109.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 279 Beses bilang hati yang gembira adalah obat
Read
+Library
Mate

Mate

Aduh, kayaknya sakit gigi-ku kambuh lagi. “Kamu kenapa?” “Sakit gigi, Mas. Huhuhu…” aku memegangi pipiku sebelah kiri. Mas Wira membuka ranselnya. Lalu, mencari sesuatu. Ia menyodorkan obat. “Nih, minum.” “Obat apaan nih?” “Obat sakit gigi lah. Masa obat sakit hati.” Ingin rasanya aku menjitak kepala orang di depanku ini. Untung saja dia lebih tua dariku, jadi aku masih sedikit menghormatinya. “Soalnya aku biasanya minum ponstan atau paracetamol.”
103.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 88 Beses bilang hati yang gembira adalah obat
Read
+Library
Cinta Sang Dokter Miliuner

Cinta Sang Dokter Miliuner

ucap Verina. “Apa itu menjadi masalah untukmu?” tanya dokter Tantowi. “Tidak, kita hanya bersenang senang,” ucap Verina. “Bagus sekali baby girls, kamu memang sangat mengerti apa yang aku inginkan. Kamu tahu, berci-nta adalah obat paling ampuh untuk bahagia dan panjang umur,” ucap dokter Tantowi seraya menerima Verina dalam pelukannya.
1.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 73 Beses bilang hati yang gembira adalah obat
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status