JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU
"Tadi, Imel kasi Bang Husari pas narek ke kedua (andong bolak-balik ke kota mengangkut penumpang selama dua kali sehari)."
Wadah sampah kutenteng ke belakang dengan langkah buru-buru lalu menutup pintu dapur. Selama mukenah itu dikubur Bang Oar, aku enggan ke belakang lagi kecuali membuang sampah. Bang Oar tak memberitahuku dimana dia mengubur benda misterius itu. Herannya, tak pernah tercium bau bangkai selepas ia menghilang. Kalau kita mau berpikir, sampai di teras rumah pun akan tercium meski benda itu dikubur sedalam mungkin. Tak tahu kenapa juga, hanya di rumah ini yang bisa mencium wanginya.