SANG PENANTANG WURAKE
Cepat kurogoh saku, mengeluarkan kresek kecil berisi semua 'harta' yang kumiliki lalu menyerahkannya dengan penuh semangat.
"Ini Bu, semuanya ada dua puluh tujuh ribu."
"Apa?"
Bu Marwiyah menjerit, lengking seperti orang terluka. Aku yang tidak berpikiran sama sekali bahwa dia akan merespon sekeras itu, tanpa sadar seret ke belakang, jantung pun serasa mau lompat keluar dibuatnya.
Belum sempat menguasai diri, dia sudah kembali berkata; "Pulang kasih tau si Rima, bayar di muka!"