Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Kusisihkan piring di depanku lalu mencicipi sedikit minuman yang kupesan, “begitulah.” “Pemilik Kafe Coffee memang hebat, menyelesaikan semua hal tepat waktu,” balasanya sembari menatapku penuh senyuman. Aku terdiam dengan tatapan terkejut kearahnya, “bagaimana kamu bisa tahu?” Henry justru tersenyum lebar, “itu mudah. Karena aku adalah pelanggan setia kafemu. Di sana benar-benar klasik, mengingatkanku pada masa lalu.”
3.0K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as hold coffee
Read
+Library
VERDINDA

VERDINDA

hehehe. Verdi memesan coffe latte dan meminumnya sendiri, memang rasa hangat dari secangkir coffe bisa menetralisir beban pikiran seseorang ya? Melupakan masalah? Apalagi tentang sederet peristiwa masa lalu? 'Gue harus yakinin hati gue buat siapa' Batin Verdi cepat. "Gue kira perasaan gue cuma sekadar kagum."
103.7K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as hold coffee
Read
+Library
Satu Malam, Dua Rahasia: Lelaki Dingin Itu Ayah Anakku

Satu Malam, Dua Rahasia: Lelaki Dingin Itu Ayah Anakku

Namun karena Easton mengatakannya di depan Nadya, mau tidak mau Iris tetap harus membuatnya agar temanya itu tidak curiga. Walaupun, ia merasa sedikit heran. Easton bisa saja meminta kopi hitam—kopi yang biasa diminumnya, alih-alih dia memintanya membuakan coffee latte. Padahal, ia hanya satu kali membuatkan Easton Coffe latte—di hari di mana Grace datang ke kantor, dan suasana hati Easton menjadi buruk karenanya. "Hm. Tidak mungkin kan kalau dia benar-benar menyukai coffee latte buatanku?" gumam Iris sambil berjalan ke kantor Olivia.
1010.9K viewsOngoingAdded to Library 314 Times as hold coffee
Read
+Library
Rintihan Menggoda di Kamar Adikku

Rintihan Menggoda di Kamar Adikku

“Lho, kamu suka kopi emangnya? Ya, udah. Kamu mau juga? Pesan apa? Nih, ada kopi susu, kapucino, kopi matcha, kopi hitam arabika. Semuanya enak, kok.” “Mas, kamu mau apa?!” tanyaku agak sinis kepada Mas Refal. “Mau apa? Mau apa, apanya, sih?” Mas Refal bingung. Dia makin mendekat ke arahku. “Bunda lagi di kafe On The Spot. Nawarin kopi buat kamu. Ada kopi susu, kapucino, dan kawan-kawannya. Kamu pengen apa?!” Aku agak membentak. Tidak sabaran dan inginnya buru-buru memutuskan sambungan telepon.
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 932 Times as hold coffee
Read
+Library
Terjerat Cinta Dosen Baruku

Terjerat Cinta Dosen Baruku

Sepuluh menit kemudian, Leena kembali dengan nampan yang berisi satu cangkir porselen putih yang mengepulkan aroma kopi yang pekat yang sangat spesifik. Dengan anggun, Leena meletakkan cangkir itu di meja depan Zayn yang sudah duduk di sofa. “Silahkan, Pak Zayn. Black coffee, no sugar, dengan suhu air tepat 90 derajat. Saya harap ini cukup ‘layak’ untuk standar manusia seperti anda,” ujar Leena dengan nada yang dibuat semanis madu, tapi jelas beracun.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as hold coffee
Read
+Library
Istri Buruk Rupa

Istri Buruk Rupa

tanya bu RT. “Of course, that’s would be nice,” ucap Maharani seraya tersenyum. “Ada stand coffee di kantin kantor, cukup enak,” lanjut Maharani. Bu RT dan Maharani terlihat duduk di kantin, mereka menikmati secangkir kopi yang merupakan minuman yang begitu disukai bu RT. “Bu RT menyukai kopi?” tanya Maharani. “Tentu, Coffee with a friend is like capturing happiness in a cup,” ucapnya.
9.518.8K viewsCompletedAdded to Library 433 Times as hold coffee
Read
+Library
Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Apa lagi ia didorong oleh lelaki sempurna sepertiku memasuki coffe shop ternama ini. Untuk meluluhkan hatinya, aku memesan dua cangkir Hojicha, yaitu latte mewah dengan flush pertama dari Kyoto, berukuran medium seharga 500 Yen. Dengan camilan burger kedelai yang luar biasa lezat.
10166.8K viewsCompletedAdded to Library 5.3K Times as hold coffee
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status