Librairie
Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Blood of the last fairy

Blood of the last fairy

Eula mengusap lehernya seraya meringis, Ia membayangkan dirinya di penggal lalu dengan cepat Ia meneguk racun yang pelayan itu bawa seketika jantung nya terasa berhenti, dirinya jatuh dengan darah yang keluar dari telinga, hidung dan mata. Ya Tuhan, sungguh tragisnya hidup Eula.
512 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 13 fois en tant que holy blood
Read
+Librairie
PELUKAN BERDARAH

PELUKAN BERDARAH

Tembakan kedua. Darah muncrat hangat di wajahnya. Tepat di depan matanya, kepala Dika terhuyung ke belakang, tubuhnya terjerembab tak bernyawa. Bau mesiu bercampur amis darah memenuhi udara. Winda menatap mayat Dika, napasnya memburu, tubuhnya gemetar hebat. Perlahan, matanya teralih ke arah sumber suara.
101.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 69 fois en tant que holy blood
Read
+Librairie
Throne of Blood : System

Throne of Blood : System

Sinar senja jatuh menimpa pedang-pedang merah darah berbentuk Gladius Sword tersebut, memperlihatkan kilatan cahaya dari bilah mata pedang seolah-olah benda itu adalah pedang asli. Sesuai namanya, Blood Control mampu mengubah darah menjadi apa saja sesuai bayangan si pengguna asalkan darah mereka cukup. Bila darah dibayangkan menjadi sebuah pedang, maka itu adalah pedang. “Aku menyebutnya Blood Sword.” Xora bergumam pelan, sebelum ia menggerakkan dua Blood Sword ke arah Monster terdekat. Monster itu tampak mencekik Liogra hingga wajah pria berambut hitam itu tampak berubah menjadi ungu, sedikit lagi sebelum ia kehilangan kesadarannya.
1.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 37 fois en tant que holy blood
Read
+Librairie
KUTUKAN DARAH EMAS

KUTUKAN DARAH EMAS

Pembuluh darah di lengannya terasa kaku dan dingin (Perabaan Rasa Sakit), tanda Racun Spiritual mencoba mengikat Darah Emas. ​Kael menyadari ia harus menggunakan Api Abadi sebagai alat filtrasi. Ia menarik Racun dan Esensi sekaligus, tetapi saat Racun mencoba mengikat, Kael mengarahkan Api Abadi untuk membakar dan menolak energi asing itu, menjebaknya di lapisan kulit luar. Hanya Esensi Kuno yang diizinkan masuk ke jantungnya. Dua hari berlalu. Kael bermandikan keringat dingin. Kael, akhirnya, berhasil. Ia membuka Penglihatan Spiritual-nya dan melihat Esensi Kuno berwarna hijau cerah berputar di tengah pusaran racun. Ia kini bisa memilih dan hanya menarik yang murni.
752 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 26 fois en tant que holy blood
Read
+Librairie
Dernier
1234
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status