Sentuhan Panas Berujung Menikah
Kamar itu terasa begitu intim dan romantis, hanya untuk mereka berdua.
"Oh my..." Nita menutup mulutnya, matanya membelalak melihat dekorasi kamar yang begitu indah. Lilin aroma terapi, bunga mawar di mana-mana, dan bahkan ada sebotol wine di meja. "Tian, ini berlebihan."
Tian melangkah ke belakang Nita, melingkarkan lengannya di pinggang wanita itu, dan menyandarkan dagunya di bahu Nita. "Tidak ada yang berlebihan jika itu menyangkut dirimu, sayang."