Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dihamili Paman yang Mandul

Dihamili Paman yang Mandul

Ungkap Shera. "Tapi jika hanya untuk menggoreng makanan saja bukan sesuatu yang berat sayang. Papa memang sedang sakit, tapi papa akan jauh lebih sakit bila melihat kamu sakit seperti ini, apalagi kondisi kamu sedang hamil besar." "Maafin aku ya pa..." Cicit Shera dengan lelehan airmata yang sudah tak terbendung lagi.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 489 kali sebagai hp mama
Baca
+Pustaka
Hajatan di Rumah Ibu

Hajatan di Rumah Ibu

Aku hanya mengangguk pelan, tak ada niat menjelaskan lebih jauh. “Ya ampun, Sitah! Kamu ini anak Bu Fatma atau bukan, sih? Kok, acara sebesar itu nggak tahu! Semua saudaramu ada di sana. Kamu malah nggak tahu apa-apa,” Bibir Bu Marni meliuk-liuk, saat menceritakan itu. “Ibumu itu hajatan aqiqah, potong kambing beberapa ekor. Besar sekali acaranya,” Aqiqah? Ibu? Aku berusaha mencerna kata-katanya, tapi rasanya seperti ada sesuatu yang menusuk dadaku. Kalau benar ada hajatan sebesar itu, kenapa aku tidak diberi tahu?
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai hp mama
Baca
+Pustaka
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

ucap Mamah Lia dengan nada penasaran. Ziva menarik napas panjang, mencoba menahan degup jantungnya yang terasa lebih cepat dari biasanya. “Mah…” suaranya pelan tapi pasti, “aku hamil.” Hening beberapa detik. Lalu terdengar suara tawa haru di seberang. “Ya Allah, Zivaaa… beneran? Kamu nggak bercanda, kan?” “Mamaj harus buat pengumuman biar satu kabupaten tau berita ini!!!"
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai hp mama
Baca
+Pustaka
Mantan Istri CEO Dingin

Mantan Istri CEO Dingin

Shane tampak canggung saat merujuk dirinya sebagai ‘paman’ dan ia juga jarang berbicara dengan bocah kecil. Primrose melihat wajah pucat ibunya. Kemudian melihat pria yang menyebut dirinya sebagai "paman". "Jadi bukan kamu yang buat mama mati?" Shane menghela napas. "Mamamu tidak mati, masih hidup. Tuh masih napas," jelas Shane sambil menunjuk ke arah dada Helena yang naik turun secara perlahan. “Tapi kenapa Mama enggak bangun dan kamu gendong?”
1081.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai hp mama
Baca
+Pustaka
Paket Cinta untuk Calon Mama

Paket Cinta untuk Calon Mama

Karena Davina merasa dirinya cukup kuat untuk menemani Clay seperti dulu. Dan Davina yang harus membayar kelalaiannya itu. “Astaga, Clay. Itu semua bukan salahmu, Sayang. Tubuh Mama memang sedang tidak sehat. Makanya Mama pingsan.” Jelas Davina buru-buru. “Tapi Mama sakit apa? Kenapa Mama pingsan terus, Ma?”
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai hp mama
Baca
+Pustaka
PAMER SUAMI

PAMER SUAMI

ujar Mami melalui sambungan video call. "Aku juga maunya begitu, Mi, tapi semenjak hamil, Caca gak punya nyali mau naik pesawat," ujarku. Sontak saja Mami terkejut. "Loh, kamu hamil, Ca? Sudah berapa bulan? Kok gak kasih tahu Mami?" cecar perempuan berkerudung warna putih gading itu. "Surprise, Mi. Tapi sekarang gagal deh, gara-gara keceplosan," kekehku, lalu mengarahkan kamera ke arah perut buncit yang ditutupi gamis.
19.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 444 kali sebagai hp mama
Baca
+Pustaka
Satu Kali Lagi, Mas

Satu Kali Lagi, Mas

jawab Prana. Pria itu memosisikan ponselnya di atas meja bar dapur apartemennya, memperlihatkan dirinya yang masih mengenakan kemeja kerja dengan dua kancing teratas yang sudah terbuka. “Banyak pasien hari ini, Mas?” tanya Shanum, melipat kedua tangannya di atas selimut. Prana menuangkan air putih ke dalam gelas sebelum kembali menatap layar. “Lumayan. Belakangan, banyak sekali kasus ibu hamil dengan kondisi preeklampsia berat.”
1088.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai hp mama
Baca
+Pustaka
Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

kata Papa Ameer dengan ekspresi datar. Zahra mengangguk tetap dengan tidak melihat Papa Ameer. Zahra memalingkan wajahnya karena memang tak sepantasnya. Ameer mendudukkan Zahra di kursinya dan Mama menyusul duduk di sebelah Zahra. "Mah, kasih Zahra makan yang banyak! Dia sangat kurus padahal sedang hamil!" kata Papa Ameer sambil tersenyum. Zahra juga ikut tersenyum.
1027.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 691 kali sebagai hp mama
Baca
+Pustaka
Diamnya Istriku Usai Tahu Aku Selingkuh

Diamnya Istriku Usai Tahu Aku Selingkuh

Pov Reno Pah, bagaimana keadaan Mamah?” Aku menepuk pundak Papah perlahan. “Mamahmu kritis, Ren.” Papah tertunduk lesu. “Dedek bayi bagaimana ,Pah?” “Dia baru saja meninggal Ren, tapi mama…, rahim mamah rusak. Harus diangkat. Perutnya kena benturan keras. Astaghfirrullahaladzim, ya Allah.”
10106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai hp mama
Baca
+Pustaka
Pah, cari mama yuk!

Pah, cari mama yuk!

kekeh Ayya. Zio menepuk dahinya lelah. “Nak, menjadi orang tua tunggal mungkin salah satu bentuk kegagalan papa selama menjadi orang tuamu. Tapi percayalah, kamu tidak akan penah kekurangan apapun.” ~ Dari Papa untuk Ayya ~ *** “Papazi bangun!!”
10293 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai hp mama
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status