Ifat
Petarung dalam arti sebenarnya maupun tidak sebenarnya.
Aku harap ini tidak berlebihan, aku ingin menjadi wujud lain dari para sahabat di perang Badar. Untuk Idah, Joni dan Johan, juga untuk diriku sendiri.
Kupejamkan mata, menghirup nafas, dan kutundukkan kepala. Aku berkata-kata dalam hati.
“Ya Allah, benarkah lelaki tampan di dalam cermin itu diriku? Jika iya, maka kumohon, sebagaimana Engkau baguskan rupaku, baguskanlah pula nasibku.”.
Hot Chapters