CINTA MANUSIA DAN HANTU
"Dan aku hantu. Aku sudah mati. Tapi entah kenapa, tiap lihat kamu, aku pengen hidup lagi."
Hening. Hanya suara angin dan detak jantung Sari yang kini beradu dengan detak yang tidak ada di tubuh Bimo.
Bimo mengulurkan tangan. Tangannya tembus, tapi Sari merasakan hangat. Hangat yang tidak mungkin ada pada hantu.
"Kalau kamu capek jadi manusia, Sari... mau gak jalan sama aku? Di tempat yang gak ada yang nyakitin kamu lagi? Di tempat yang cuma ada aku, kamu, dan bulan."