Kimmy vs Hantu Tampan
Nada suaranya melengking, bercampur dengan rasa takut dan amarah.
Sesuatu dalam reaksinya mencerminkan trauma yang lebih dalam—dia punya luka yang mungkin sudah lama terbuka. Aku nyaris ingin tertawa melihat betapa rentannya dia dalam menghadapi situasi ini. Dengan satu gerakan cepat, aku melempar belati yang tadinya kuacungkan ke leher si hantu tampan. Belati itu terbang melintasi udara sebelum akhirnya menancap tepat di kening si hantu Tante. Tubuhnya mendadak tegang, bergetar, sebelum akhirnya terbakar perlahan. Jeritannya memenuhi ruangan, suaranya yang menyakitkan terdengar menggema saat bagian tubuhnya hancur menjadi abu, menyatu dengan kehampaan.
Hot Chapters