Video Pernikahan Papa
Jika aku bisa, memutar kembali
Kuakan merubah, takdir cinta yang kupilih
Meskipun tak mungkin, walaupun kumau
Membawa kamu lewat mesin waktu
Bersamaan dengan lirik itu, Angga teringat dengan Inaya. Mungkin diantara mereka, ia yang paling ingin memutar waktu jika bisa. Bukan tentang cinta yang salah pilih, tapi tentang pertemuan itu yang tak harus ada. Atau ia tak pernah memilih berteman dengan Enzy.
Jika Angga bisa, ia juga ingin memutar waktu. Waktu di mana keluarganya masih utuh, dan tetap di sana selamanya. Tetap seperti itu dengan cinta tanpa berubah dan saling benci.