Memory
tukasku, membuka pintu.
"Tetapi, aku ingin memutar masa lalu," ungkap Mandala.
Kepalaku menoleh, kutemukan ekspresi wajah Mandala yang muram. Matanya lekat menatapku. "Seandainya waktu bisa berputar kembali, apa yang ingin kamu lakukan?"
"Tetap berada di sisimu apa pun yang terjadi," jawab Mandala.
"Jika waktu bisa diputar, aku tidak ingin bertemu denganmu," ujarku, berbalik dan meneruskan langkah ke luar dari ruang kerja Mandala.
Bab Populer