Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tokyo Dai Roman

Tokyo Dai Roman

Nah, itu dia! “Sensei, bagaimana kalau jam tangan?” “Bagus juga, karena dia pemain voli jadi harus jam yang bisa dipakai olahraga ‘kan?” Hasumi mengangguk, kemudian tersenyum lebar. Tanpa pikir panjang, ia mengajak Arata menuju ke salah satu toko jam tangan. Untungnya, toko itu punya jam yang bermacam-macam. Hasumi terus berpikir jam mana yang kira-kira Ryuuga sukai. Atas saran dari Arata, Hasumi memilih jam warna hitam yang dilengkapi fitur-fitur canggih seperti pengukur detak jantung, pengukur jarak dan kecepatan, dan pengukur jumlah kalori yang terbakar saat berolahraga.
107.1K viewsOngoingAdded to Library 226 Times as ikon rhythm ta
Show Reviews (5)
Read
+Library
Sora Takahashi
Halo~ Sudah lama sekali tidak update. Maaf author sempat menghilang selama beberapa tahun lamanya karena kesibukan kuliah dan kerja. Banyak sekali hal yang dilalui sampai tidak sempat untuk update cerita. Di tahun 2022, author diberi kesempatan untuk tinggal selama 1 tahun di Jepang, negara impian..
FETER GAMING
kenapa setiap melihat kebahagian arata aku ngerasa sdkt ada rasa sakit y. smga aja ini hnya perasaanku saja rapi aku tajin hasumi sdh bnar2 rela melepaskan sensei dan bner2 menyukai senpai. ah ga sabar nunggu next thor
Read All Reviews
Anara

Anara

Bara pun menyanggupi, setelah mendapatkan alamat club dari Anara, Bara meluncur kesana terlebih dahulu. Malam itu, Anara memakai mini dress kuning gading, diatas lutut. Model lengan panjang jatuh, yang terbuka di bagian atas dan tali di pundak, dengan karet di bagian pinggang, membuat Anara tampil sangan cantik. Dia juga memoles wajahnya dengan riasan natural dan hanya sedikit memakai lipp gloss. Tak lupa farpum kesukaannya, disemprotkan ke lengan dan leher jenjangnya. Dia tersenyum melihat bayangan dirinya di cermin.
9.93.0K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as ikon rhythm ta
Read
+Library
BATARI

BATARI

Di hari pertama, Batari masuk mengenakan setelan gym berbahan spandex hitam yang sangat ketat, memamerkan lekuk tubuh porselennya yang sempurna. Lantai gym yang dingin itu bergetar oleh dentum musik techno yang memekakkan telinga, namun bagi Batari, suasana itu sepi layaknya kuburan. Di sudut matanya, Victor masih sibuk dengan bebannya, namun gangguan nyata justru datang dari arah samping.
10578 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as ikon rhythm ta
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

"Ini ... kok mirip punya Papa?" Mariana mengamati sebuah kunci dengan gantungan yang tak asing baginya. Sebuah benda yang terbuat dari besi berwarna perak, dengan ukiran kanguru dan nama negara di bawahnya. Sedangkan saat dia melihat bagian belakang benda itu, Mariana cepat melepaskan dan membungkam mulutnya sendiri dengan telapak tangan. Dia menggeleng kuat, tak kuasa membayangkan lebih jauh tentang suaminya.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as ikon rhythm ta
Read
+Library
RETAK

RETAK

kata Santia dengan lembut. Vitaloka mengangguk, menaiki tangga agar bisa sampai di kamarnya. Pintu tertutup, dia membuka jaket di tubuhnya. Sorot mata Vitaloka terpaku pada jaket tersebut, wajah sanggar, rahang kokoh, sikap dewasa, serta tegas sangat kentara. Belum lagi wajahnya tampak seperti orang blasteran. Namun, sayang cara berpakaian laki-laki itu sama seperti berandal atau preman lebih tepatnya.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as ikon rhythm ta
Read
+Library
Kinan

Kinan

Nora Althea Skykaninakani
"Kau sudah siap?" "Ya." Kinan masuk ke dalam mobil, dilihatnya penampilan Noah. Sedikit berbeda pikirnya, Kinan bisa mencium aroma parfum yang sangat berbeda kali ini. Noah juga terlihat sangat rapi dengan tuxedo hitam yang melekat di tubuh atletisnya. "Kau juga sangat rapi malam ini." "Aku ingin menyesuaikan dan ingin tidak terlihat tidak terlalu mencolok."
108.3K viewsOngoingAdded to Library 242 Times as ikon rhythm ta
Read
+Library
TARO

TARO

Kata Nina. Aksa melambaikan tangan kanannya dan aku juga melihat dia menggenggam paper bag di tangan yang satu lagi. Dia terlihat santai dengan kaus berkerah dan celana pendek selututnya. He’s damn perfect! “Kapan pulang?” aku berbasa basi dengan Aksa. Sebenarnya, pertanyaan yang akan kulontarkan padanya pertama kali adalah kamu mau apa? Tapi, rasanya itu terlalau to the point dan kurasa kurang sopan.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as ikon rhythm ta
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status