ISTRIKU SERING MENANGIS
Entahlah apa yang ia pikirkan.
Setibanya di rumah sakit, aku, ibu, dan Bu Anika, segera ke lantai atas. Ruangan VVIP 3. Jam besuk membuat kami antri menunggu lift yang penuh sesak. Kami tidak bisa menaiki lift dengan cepat, menunggu sampai tubuh kami bertiga cukup untuk masuk.
Di saat kami menunggu lift, kulihat ada Pak Wijaya beserta istri datang dari arah pintu masuk. Mungkinkah beliau hendak ingin membesuk Mayang juga?