Gadis Tanpa Mata Batin
Mina, yang terlihat sedikit gugup, mendekati Pak Rahman.
"Pak, saya baru pertama kali naik gunung. Kalau saya nggak kuat, gimana?" tanyanya dengan nada ragu.
Pak Rahman tersenyum ramah. "Nggak usah khawatir, Mbak Mina. Kita semua satu tim. Kalau ada yang capek, kita istirahat. Yang penting, tetap ikuti ritme dan jangan memaksakan diri."
Mina mengangguk, meski rasa gugupnya belum sepenuhnya hilang.
Hot Chapters