Ada satu buku yang benar-benar membuatku terpaku dan merasakan getirnya kehidupan—'No Longer Human' karya Osamu Dazai. Novel ini bercerita tentang seorang pria yang merasa terasing dari dunia, seolah ia bukan bagian dari kemanusiaan. Dazai menulis dengan begitu jujur tentang depresi dan kegagalan, sampai-sampai aku merasa seperti melihat potret diriku sendiri di beberapa bagian.
Yang menarik, meskipun latar belakang ceritanya adalah Jepang pascaperang, perasaan terisolasi dan putus asa yang digambarkan terasa universal. Aku sering menemukan diriku merenungkan paragraf tertentu berulang kali, karena Dazai memiliki cara yang unik untuk menyampaikan kesedihan yang dalam tanpa terkesan melodramatis. Ini bukan buku yang akan membuatmu menangis, tapi lebih seperti meninabobokanmu dalam melankoli yang pelan-pelan menyusup ke relung hati.