Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pernikahan Penuh Dusta

Pernikahan Penuh Dusta

Menjelang hari pernikahan, aku mengalami kecelakaan mobil hingga terluka parah dan koma. Tunanganku langsung membatalkan pernikahan dan menikahi sahabat masa kecilnya. Ibuku mencari tunanganku untuk menuntut keadilan, tapi di tengah jalan dia mengalami kecelakaan dan meninggal dengan tragis. Di saat genting, teman masa kecilku berlutut dengan satu kaki di depan pintu rumah sakit, memberikan uang dua miliar sebagai mas kawin dan mengurus pemakaman ibuku. Aku berhasil dioperasi, meskipun harus mengalami cacat seumur hidup. Namun, teman masa kecilku berjanji akan merawatku seumur hidup. Tersentuh oleh ketulusannya, aku pun menikah dengannya. Namun, lima tahun kemudian, aku mendengar percakapannya dengan sang sekretaris. "Pak Johan demi membuat Nona Shenina bisa menikahi pria yang dia cintai, Anda menyuruh orang menabrak Nyonya hingga cacat seumur hidup. Anda nggak takut dia akan mengetahuinya?" "Demi Shenina, apa yang nggak bisa kulakukan? Aku sudah menyerahkan sisa hidupku untuk menebus Lina, masih belum cukupkah?" Aku menutup mulut dan menahan isak tangis. Barulah sekarang aku mengerti, ternyata pernikahan kami selama ini hanyalah sebuah kebohongan. Jika seperti itu, lebih baik aku menghilang dan menyerahkan tempatku kepada wanita yang dia cintai.
6.0K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as injustice plot
Read
+Library
Anakku Dikurung Hanya Karena Mau Makan Kue

Anakku Dikurung Hanya Karena Mau Makan Kue

Di hari ulang tahun anak dari Kakak Ipar john yang sudah menjanda, Peter, anak kami tak sengaja makan satu suapan kue lebih awal. John meledak marah. Dia langsung melempar putra kami ke dalam ruang bawah tanah. “Kok kamu selalu mau merebut dari Leo? Bahkan di hari ulang tahunnya pun, kamu juga membuatnya menangis! Hanya gara-gara sepotong kue, emangnya kamu itu setan kelaparan?” Kemudian, dia melakban mulut Peter rapat-rapat. “Diam di sini dan renungkan kesalahanmu! Tiga hari kemudian baru boleh keluar!” Ruang bawah tanah itu gelap gulita tanpa setitik cahaya pun, bahkan sering ada laba-laba beracun. Peter tak akan sanggup bertahan meski hanya setengah hari di sana. Aku menangis tersedu-sedu, memohon padanya untuk memaafkan Peter, tapi John sama sekali tak bergeming. “Trik apalagi yang mau kamu mainkan? Sudah berapa kali kubilang, Kakak Ipar membesarkan anaknya sendirian itu nggak mudah. Aku meminta kamu lebih pengertian, tapi bukannya nurut, kamu malah makin menjadi-jadi menindas mereka!” Aku berlutut dan mencengkeram ujung celananya, berjanji bahwa setelah ini kami akan benar-benar menghilang dari hadapan mereka, asalkan dia mau melepaskan Peter. John menyentakkan kakinya hingga peganganku terlepas, lalu menendangku sampai tersungkur. Dia berkata dengan dingin, “Kalau kamu memang nggak bisa jauh-jauh dari Peter, sana ikut merenungkan diri bersamanya! Tiga hari lagi, aku akan mengantar Kakak Ipar dan anaknya keluar negeri. Kalian baru boleh keluar setelah benar-benar tak bisa menindas mereka lagi.” Setelah mengantar Kakak Ipar dan anaknya keluar negeri untuk menikmati hidup, akhirnya John teringat padaku dan Peter. Namun, saat dia sudah memilihkan kado dan hendak menjemput kami, dia malah menerima telepon dari asistennya. “Nyonya dan Tuan Muda … sudah hilang!”
1.5K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as injustice plot
Read
+Library
Mengungkap Rahasia Ibu Mertua

Mengungkap Rahasia Ibu Mertua

Pada Hari Ibu, aku berniat memberikan hadiah kepada ibu mertuaku. Namun tak disangka, aku melihatnya membawa seorang pria berkulit gelap masuk ke kamar. Setengah jam kemudian, ibu mertuaku keluar dengan wajah memerah ....
5.5K viewsOngoingAdded to Library 158 Times as injustice plot
Read
+Library
Cinta Tak Sehebat Robot

Cinta Tak Sehebat Robot

Di hari jadi pernikahan kami, suamiku yang tidak pernah menyentuh dapur, tiba-tiba menyiapkan satu meja penuh hidangan. Setiap kali aku mencicipi satu suapan, Evan Sibana selalu bertanya dengan detail dan mencatatnya dengan serius. Di tengah-tengah itu, dia masuk ke kamar untuk menerima telepon. Itu nada dering khusus untuk asistennya, Kamila Lumban. Aku pun asal mengambil buku catatan yang dia tinggalkan di meja. Namun, aku mendapati halaman-halamannya dipenuhi catatan rapat yang sama sekali tidak ada hubungannya denganku. [Buncisnya agak mentah, Kamila harusnya nggak suka.] [Jamurnya agak keasinan, saat masak untuk Kamila nanti, ingat untuk mengurangi garam.] [Daging kambingnya terlalu perengus, saat masak untuk Kamila nanti, ganti dengan daging sapi saja.] Suamiku kembali dan hendak mengambil bukunya, tetapi dia langsung melihat apa yang sedang kulakukan. "Jenny Igmava, kamu benar-benar nggak punya sopan santun. Memangnya aku mengizinkanmu menyentuh barangku?" Baru saja aku hendak membuka mulut, kepalaku mendadak sakit luar biasa. Bayangan suamiku di hadapanku mulai berbayang. "Evan, aku merasa nggak enak badan, sepertinya karena buncis tadi belum matang ...." "Kalau begitu, aku harus cepat-cepat mencatatnya. Jadi saat masak untuk Kamila nanti, aku harus menumisnya lebih lama." Evan sama sekali tidak memedulikanku. Sambil terus menulis di bukunya, dia bergegas berjalan ke arah pintu. "Aku pergi keluar sebentar. Daya tahan tubuhmu, 'kan, bagus. Kalau merasa nggak enak badan, minum obat saja yang banyak." Sebelum pingsan, aku menelepon suamiku sekali lagi. Namun, dari seberang telepon hanya terdengar suaranya yang tidak sabaran. "Masalah sepele begini saja diributkan? Apa kamu mau mati? Kalau sudah mati, baru telepon aku lagi!" Evan, aku tidak akan pernah mencarimu lagi!
2.1K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as injustice plot
Read
+Library
Membiarkan Adik Iparku Meratap Di Pemakaman

Membiarkan Adik Iparku Meratap Di Pemakaman

Aku tahu bahwa meratap di pemakaman bangsawan Inglis dianggap sebagai tindakan yang tidak menghormati mendiang, tetapi kali ini aku justru membiarkan adik angkat suamiku menangis sampai meraung-raung di sana. Semata-mata karena di kehidupan sebelumnya, salah satu kerabat bangsawan Inglis dari suamiku meninggal dunia. Pengacara mengatakan bahwa suamiku berhak mewarisi harta peninggalannya dan mengundangnya menghadiri pemakaman. Adik angkatnya bersikeras ikut untuk melihat-lihat. Dia ingin menyanjung kalangan bangsawan agar menjadi pusat perhatian, bahkan berniat meratap keras di depan semua orang. Aku segera menghentikannya. "Kaum bangsawan Inglis menganggap meratap di pemakaman sebagai hal yang tabu. Jangankan kebagian warisan, kita semua malah bisa diusir!" Namun, adik angkat suamiku malah menangis dan menuduhku memandang rendah dirinya, menganggapnya tidak pantas berkenalan dengan bangsawan. Dia lalu berlari keluar dan akhirnya tewas ditembak oleh preman jalanan. Kupikir suamiku akan kehilangan kendali, tetapi dia hanya diam, menyelesaikan seluruh prosesi pemakaman, lalu mewarisi seluruh harta peninggalan itu. Enam bulan kemudian, tepat pada hari ulang tahun pernikahan kami, suamiku mengajakku ke pegunungan bersalju untuk berfoto. Begitu tiba di atas gunung, dia langsung memasukkanku ke kantong tidur dan mengikatku hingga tak bisa bergerak. "Kalau dulu kamu nggak membesar-besarkan masalah, mana mungkin Ivana lari keluar sampai ditembak mati?" Pada akhirnya, aku terkubur hidup-hidup oleh salju dan mati membeku, sementara suamiku menggunakan warisan bangsawan itu untuk menjadi pemilik perusahaan yang berhasil melantai di bursa. Saat aku membuka mata lagi, aku kembali ke hari ketika adik angkat suamiku bersikeras ingin meratap di pemakaman.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 42 Times as injustice plot
Read
+Library
Aku Menikah di Depan Pria yang Hancurkan Aku

Aku Menikah di Depan Pria yang Hancurkan Aku

Pada malam ketika geng musuh keluargaku menyerbu pesta dansa, aku dijadikan sandera. Pacarku, Nathan, dan sahabat terdekatku, Rudi, berdiri cuma beberapa langkah dari aku. Namun mereka malah pilih lindungi sepupuku, Ayu. Beberapa jam kemudian aku diselamatkan oleh seorang pria misterius dalam keadaan memar, gemetar, dan seolah telah dilupakan. Nggak ada seorang pun yang tanya ke aku apa yang telah terjadi. Nathan cuma bilang, “Ayu ketakutan. Dia lebih butuh kami.” Beberapa hari kemudian, Ayu undang aku ke pesta ulang tahunnya. Aku datang demi sopan santun, cuma untuk saksikan dia jadikan aku penjahat dalam kisah versinya sendiri. Nathan dan Rudi berdiri di sisinya lindungi dia lagi. Malam itu, aku pun ucapkan “Oke” pada perjodohan yang telah disiapkan keluargaku sejak bertahun-tahun lalu. Saat aku tinggalkan kota, Nathan akhirnya kirim pesan, marah, terluka, tersinggung. [Kamu beneran pergi?] Aku balas hanya dengan satu kalimat: [Silakan datang ke acara pernikahanku.]
3.0K viewsCompletedAdded to Library 100 Times as injustice plot
Read
+Library
Pernikahan 10 Tahun Hancur Di Tangan Pelakor

Pernikahan 10 Tahun Hancur Di Tangan Pelakor

Setelah menikah tujuh tahun, Manuel merasa hidupnya terlalu datar, jadi dia memelihara seorang mahasiswi di luar. Burung kenari yang lemah dan menyedihkan itu memanfaatkan tubuhnya untuk membujuk Manuel sampai dia tidak pulang sebulan. Tidak peduli bagaimana aku memanggilnya, tetap tidak ada gunanya. Di hari ulang tahun anakku yang ketiga, aku menggendong anakku yang demam tinggi, berlutut di luar vila, demi memohon Manuel pulang. Namun, Manuel justru berulang kali menginginkan tubuh simpanannya itu di depan jendela kaca besar. Di tengah suara kenikmatan mereka, anakku akhirnya mengembuskan napas terakhir di pelukanku. Di pemakaman, Manuel memelukku sambil menangis tersedu-sedu, bersumpah akan kembali ke keluarga dan mencintaiku dengan sepenuh hati lagi. Aku menyetujuinya. Namun, hanya karena sebelum meninggal, anakku berharap aku dan dia bisa kembali seperti dulu. Empat tahun kemudian, taman kanak-kanak tempat anakku dulu belajar merilis sebuah video penghargaan keluarga terbaik. Di dalam video, Manuel merangkul Nelly yang tampak berseri-seri. Di pelukannya juga ada seorang anak laki-laki berusia tiga tahun. Anak kecil itu tersenyum ke arah kamera sambil mengangkat piala. "Papa, Mama, kita adalah keluarga paling bahagia!"
1.7K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as injustice plot
Read
+Library
Pasangan yang Tak Pernah Dipandang Sepadan

Pasangan yang Tak Pernah Dipandang Sepadan

"Seratus miliar. Dalam satu minggu, kamu harus ke luar negeri dan menjauh dari anakku selamanya." Mauria duduk di seberang Valerie, wajahnya yang terawat menampilkan rasa meremehkan tanpa disembunyikan sedikit pun. Kalau dulu, Valerie pasti akan membalas dengan mata memerah, "Aku pacaran sama dia bukan karena uang." Namun sekarang, dia hanya mengangguk dengan tenang, "Baik." Mauria jelas tertegun sejenak, lalu mencibir dengan sinis, "Lumayan tahu diri." Dia menekankan kata "tahu diri" itu dengan sangat berat, seolah sengaja menegaskan perbedaan status antara Valerie dan Bendy yang bagaikan langit dan bumi. Valerie menundukkan pandangannya tanpa berkata apa-apa. Dia mengambil cek itu, lalu berbalik dan pergi.
4.1K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as injustice plot
Read
+Library
Paras Cantik, Tubuh Bahenol

Paras Cantik, Tubuh Bahenol

Aku pergi ke pemandian air panas bersama pacarku dan ibunya. Sayangnya, baju renang ibunya terlalu kecil, dan talinya putus. Aku menatap payudaranya yang besar dan bergetar di “Kolam Anggur Merah”, benar-benar terpesona. Saat itu, tiga pria memasuki kolam. Dalam kepanikan, ibu pacarku mendekapku erat. Saat payudaranya yang besar menempel di dadaku, bergesekan denganku sambil gemetar, bagian bawah tubuhku menegang karena kenikmatan, menekan langsung ke selangkangannya.
16.5K viewsCompletedAdded to Library 626 Times as injustice plot
Read
+Library
Ke-290 Kalinya Kamu Menyakitiku

Ke-290 Kalinya Kamu Menyakitiku

Setiap kali suamiku bermalam di rumah mantan pacarnya, dia akan memberiku sebuah bangunan sebagai hadiah. Dua tahun setelah pernikahanku, 286 bangunan industri yang aku miliki tersebar di seluruh negeri. Itu juga berarti suamiku telah menyakitiku sebanyak 286 kali. Ketika sertifikat properti ke-287 diserahkan kepadaku, mantan pacarnya langsung mengirimiku video membanggakan diri. [Lantas kenapa kalau Kak David memberimu uang? Pada akhirnya, akulah yang memiliki raga dan hatinya.] [Lantas kenapa kalau kamu seorang supermodel internasional? Kamu tetap saja gagal tidur dengan pria yang kamu cintai.] Aku tidak bertengkar dengannya. Sebaliknya, dengan penuh pertimbangan aku mengiriminya satu set lingerie Victoria's Secret terbaru dari peragaan busana. Ketika suamiku mengetahui bahwa aku bermurah hati memberinya hadiah itu, dia membalas kebaikanku dengan mengajakku menemaninya ke sebuah acara kalangan atas. Saat bermain permainan di pesta, mantan pacarnya kalah tiga kali berturut-turut dan dipaksa harus menjilat krim dari paha seorang playboy. Dia memecahkan botol anggur dan menempelkannya ke lehernya, bertekad untuk melawan. "Kak David, aku nggak akan membiarkan siapa pun mempermalukanku!" Suamiku yang biasanya berhati dingin, tiba-tiba panik dan memohon agar aku menggantikan mantan pacarnya untuk menerima hukuman itu. "Hanya menjilat krim saja. Setelah ini, aku janji akan menghabiskan lebih banyak waktu menemanimu." Semua orang menunggu untuk menyaksikanku mempermalukan diri, tetapi aku justru dengan tenang menyetujuinya. David tidak tahu kalau ini sudah ke-287 kalinya dia menyakitiku. Aku juga tidak ingin menjadi "burung yang dia kurung dalam sangkar emas" lagi. Aku hanya ingin membalas kebaikannya karena telah menyelamatkanku. Setelah itu, kami tidak akan punya hubungan apa pun lagi.
10.7K viewsCompletedAdded to Library 288 Times as injustice plot
Read
+Library
PREV
1
...
2728293031
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status