Cinta Yang Salah
ucapku sambil terisak, kak Novi meraih kedua bahuku, lalu menarik tubuhku agar aku duduk.
"Intan, kamu ngomong apa? Semua orang menyayangi kamu kok, gak ada yang membencimu," ucap kak Novi menangkup pipiku, seraya menatapku dalam. Aku mengalihkan pandangan dari tatapan kak Novi. Aku tahu ia berbohong, agar aku tak bersedih lagi.
"Itu menurut Kakak, tapi aku tahu, semua orang membenciku! dan gak ada yang menyayangiku sama sekali, di rumah ini." Aku menunduk sambil meremas guling yang aku peluk.