LEBIH BAIK KITA BERPISAH
***
PoV SENJA
Kalau ada yang bilang bahwa aku adalah gadis suci tanpa rasa benci, itu salah. Seperti manusia normal lainnya, aku pernah marah dan pernah membenci. Aku pernah sangat marah pada Jonas saat dia tak juga mau datang ke rumah untuk setidaknya bertemu Mama, lalu aku membencinya saat tahu dia tiba-tiba saja menikah. Aku juga membenci Marsya yang pernah demikian keji sampai mau mencelakaiku. Tapi, aku selalu percaya bahwa Tuhan itu maha pengampun. Aku memberi kesempatan kedua bagi mereka jika memang ingin berubah. Satu-satunya alasan adalah, karena Jonas sepupu sekaligus sahabat terbaik Biru. Jika Jonas bukan siapa-siapa bagi suamiku, mungkin sampai sekarang aku masih membencinya. Ata