TEMAN WANITA AYAHKU
Bintu Hasankunci ternyata belum siap akutuhan tolong aku ku tak dapat menahan rasa di dadakumengapa belum siap aku kehilangan dirimukarena kamu aku rela menunggu
Aku masih terlalu jujur untuk berpura-pura baik.
“May, kamu jangan ikut campur. Ini urusan orang tua.”
“Oh, jadi aku masih kecil? Yang kecil ini tahu PIN di ponsel Ayah, 2315. Di kontak ada nama ‘Kesayanganku’. Wallpaper-nya? H&N. Apa aku harus terusin, Yah?”
Ayah menatapku, napasnya memburu. “Bunda yang ngajarin kamu?”