Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Simpanan CEO

Bukan Simpanan CEO

Ia benci suasana sentimental saat hujan deras. “Apa mobil saya boleh masuk ke halaman? Hujannya deras banget,” tanya Yuka ketika mereka tiba di depan gerbang. “Nggak apa-apa, saya turun di sini aja Pak.” “Kalau gitu sebentar,” Yuka tampak mengambil jasnya yang ada di bangku belakang. “Saya nggak bawa payung. Kita pakai ini aja,” “Kita?” tanyanya bingung. “Anda mau turun?”
1029.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai intro payung teduh
Baca
+Pustaka
Aku Kamu dan Takdir

Aku Kamu dan Takdir

Seseorang berlari ke arah Aldy membawa sebuah payung yang masih belum dia pakai. Karena jaraknya agak lumayan dekat, posisi mereka berdua sudah saling berhadapan kemudian perempuan itu berkata "Ini .. emmm .. Sekarangkan masih hujan .. Aaanuuuuu .. kalau kamu ngga keberatan kamu boleh pakai pakai payung aku ini" perempuan itu menyodorkan payung miliknya yang dia bawa.
9.86.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai intro payung teduh
Baca
+Pustaka
Kala Cinta Menggoda

Kala Cinta Menggoda

Sang satpam mengangguk lantas bergegas menuju posnya untuk mengambil dua payung besar. Daniel dan Andina berada dibawah satu payung sama, wajah keduanya berseri-seri seperti anak kecil yang gembira bisa berada di bawah guyuran hujan sembari membuat air yang mereka injak mengeluarkan suara yang berkecipak. Mereka menghentikan langkahnya di depan mobil, Daniel menatap sekilas wajah Andina yang berseri-seri. "Give me more kids. Give me more angels. Give more light and keep strungle!"
1059.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai intro payung teduh
Tampilkan Ulasan (50)
Baca
+Pustaka
Elok Fatimah
novel yg menceritakn kisah Dina yang di paksa menikah dgn Daniel karena keinginan orangtuanya Daniel, agar kehidupan Daniel bisa berubah lebih baik lagi krena cintanya pda Dina, meski Andina belum mencintai Daniel. Tapi akhirnya bahagia, stlh melwti ujian bersma Dina menerima Daniel apa adanya.
Sukmawati Dewi
Kisah biasa yang luar biasa,karena disini ada banyak hal yang bisa diambil sebagai pelajaran. Tidak ada hal yg mustahil,diperlukan keterbukaan dan kejujuran dalam membangun sebuah hubungan,tetap teguh pada komitmen. Cinta yang mengalir dengan menikmati setiap riak dan gelombang sebagai harmoni hidup
Baca Semua Ulasan
Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!

Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!

Sementara Kak Julia hanya berdiri diam beberapa detik sebelum tersenyum tipis lalu melangkah mendekati kami dan menyodorkan sebuah payung yang sudah dibukanya kepadaku. Aku menjulurkan tangan menerimanya lalu membiarkan payung itu melindungi diriku dan Nara. "Aku masuk dulu," ucapnya singkat lalu melangkah tanpa menoleh lagi. "Kak..."
1042.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai intro payung teduh
Baca
+Pustaka
Kencan Palsu dengan Kapten Tim Hoki alias teman sekamarku

Kencan Palsu dengan Kapten Tim Hoki alias teman sekamarku

AURORA "Masuklah," Perlahan, pintu terbuka. Jayden melangkah masuk dengan mengenakan kaos hitam dan celana jeans robek yang warnanya sudah pudar, yang menggantung rendah di pinggulnya. Dia melihat sekeliling ruangan, lalu menatapku. "Selamat pagi, Shortie." Aku langsung mengambil bantal dan melemparkannya ke wajahnya. Dia menangkapnya sambil tersenyum puas. "Selamat pagi juga," katanya.
301 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai intro payung teduh
Baca
+Pustaka
Cinta Dan Kematian

Cinta Dan Kematian

Kejam, tak adil, Adra mamaki dalam hati. Hujan yang tiba-tiba datang membuat Ilya buru-buru memasukkan stand banner yang berada di depan toko. Benda itu baru hari ini dia pakai, jika terkena hujan maka pasti akan mudah rusak. Belum sempat Ilya menutup pintu, padangannya tiba-tiba mendapati sosok Adra yang berjalan tertunduk di trotoar. Entah kenapa Ilya langsung panik mencari payung, lalu menghampir Adra.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai intro payung teduh
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali: Menceraikan Pria Terkaya yang Dipuja

Terlahir Kembali: Menceraikan Pria Terkaya yang Dipuja

Fayola berdiri di depan pintu kaca toko buku sambil memandangi tirai hujan yang turun tanpa henti di luar. Tiba-tiba, lonceng angin di pintu berbunyi nyaring. "Selamat datang." Dia refleks berbalik. Namun, begitu melihat siapa yang datang, dia pun tertegun. Seorang pria tinggi dan ramping berdiri di ambang pintu sambil memegang payung hitam bergagang panjang. Tetesan air hujan mengalir dari payung dan jatuh ke lantai. Di pelukannya ada seorang gadis kecil berusia sekitar lima atau enam tahun.
22.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 639 kali sebagai intro payung teduh
Tampilkan Ulasan (4)
Baca
+Pustaka
Naira Bunga
ceritanya bagus, tapi rasanya fayola terlalu gimana gitu sama anak2nya:( maksudnya walaupun anaknya jahat bgt tapi mereka tetep anak kandungnya loh, setidaknya kalo emang gabisa jadi keluarga utuh lagi, fayola masih ada rasa kepedulian ke anak2nya, karna bagaimanapun mereka darah dagingnya..
Hrn Hrj
stunning, gorgeous, radiant, captivating, charming, elegant, striking, dashing, alluring, exquisite, handsome, lovely, mesmerizing, enchanting, breathtaking, irresistible, fabulous, charismatic, fashionable, incredible, incomparable, graceful, appealing, ravishing, sophisticated, magnetic, unforgett
Baca Semua Ulasan
Jodoh Jebakan Dari Opa

Jodoh Jebakan Dari Opa

: Membuat Momen Payung Bersama. Ia menunggu di depan kampus Anaya, padahal cuaca cerah. entah keajaiban macam apa, lima menit sebelum Anaya keluar, hujan turun deras. “YES! Alam mendukungku!” serunya sambil membuka payung warna biru muda. Begitu Anaya keluar, ia langsung berlari menghampiri dengan wajah berbinar. “Ayo, Saset, kita pulang!” katanya sambil menunduk agar payungnya cukup melindungi mereka berdua.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai intro payung teduh
Baca
+Pustaka
Suamiku Pengangguran Akut

Suamiku Pengangguran Akut

Tampak sekali bahwa benda itu sudah sangat kuno dan jaman dulu. "Loh kok pakai ini, Bu? Kenapa nggak pakai payung saja." Tasya tampak ragu-ragu menerima tampah berbentuk bulat di tangan Farida. "Payungnya nggak bisa dipakai, Nak. Nggak apa-apa pakai ini aja dulu, ya. Nggak apa-apa, kan?" tanya Farida.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai intro payung teduh
Baca
+Pustaka
Berpisah Untuk Bersatu

Berpisah Untuk Bersatu

"Nggak ada yang ketinggalan, kan?" "Nggak, Ma!" kompak, mereka menjawab. Aku mengangguk, tersenyum lebar. Selebar sayap-sayap kehidupan yang mengembang, siap terkepak. Good bye, my pasti! Hello, assalamu'alakum, my future. It's me, Payung Teduh!
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai intro payung teduh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status