Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CINTA LELAKI DISABILITAS

CINTA LELAKI DISABILITAS

Ia tak mampu membendung air mata yang membasahi pipi. Fikar yang mendengar Isak tangis dari suara yang sangat dikenalnya. Terbangun dari tidur berusaha tersenyum menyambut sosok yang dinantikannya. "Dek ..." panggilnya pelan dengan suara lirih. Zola menghapus air matanya lalu menatap lekat wajah Sang Kekasih. "Ya Bang ... Adek di sini, maaf datang terlambat." lirihnya dengan nada bergetar. Meraih tangan Fikar yang dibalut kain kasa pelan.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai isak tangis
Baca
+Pustaka
ISTRI SEMPURNAKU

ISTRI SEMPURNAKU

cetus Ibu, tapi tangannya tetap mengusap kepalaku. "Jangan menghakimi dari sudut pandang Ibu saja. Saya Isma, orang yang paling tahu tentang luka dan dukanya selama lima tahun ini. Semua tudingan Ibu itu salah. Semuanya ini hanya salah paham," jelas Isma menangahi. Gadis berlesung pipi itu tersenyum dan meminta yang lainnya duduk. Aku menggeleng, tak ingin dia memberitahu segalanya.
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai isak tangis
Baca
+Pustaka
Istri Yang Menanti Sentuhanmu

Istri Yang Menanti Sentuhanmu

Kenapa harus cemburu, lagipula aku hamil tua mana mungkin macam-macam. Saat asik menangis, suara pintu terbuka, Mas Raka menyusul. "Sayang, sudah jangan menangis." Bujuknya. "Aku masih ingin menangis! masuklah jangan ganggu aku!"
1032.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 645 kali sebagai isak tangis
Baca
+Pustaka
Hasrat Tak Terbendung Kakak Iparku

Hasrat Tak Terbendung Kakak Iparku

Sejak kapan tubuh mungil istriku menjadi begitu berisi? Terdengar bunyi "tak", aku melihat ponsel di tangan istriku jatuh ke lantai, dan dia berbalik. Dengan bantuan cahaya ponsel, aku mendapati ini bukan istriku, melainkan Kakak Iparku, kakak dari istriku, Elena Ladi. Wajahku langsung merah. "Kak, kakak... yang datang?" Kakak Ipar mengenakan tank top putih yang membungkus rapat bagian atas tubuhnya yang sangat penuh, dan di bagian leher tampak kulit putih yang luas.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai isak tangis
Baca
+Pustaka
Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Tangis Dirian hancur. Isak yang lahir bukan dari dada, melainkan dari tempat terdalam yang selama ini ia kunci rapat. Suaranya terdengar kacau, putus-putus, tak berdaya, menggema di seluruh medan kegelapan itu. “Aku salah… aku bodoh…” bisiknya di antara isak. “Aku pikir aku kuat… aku pikir aku menguasai segalanya…”
9.6418.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.6K kali sebagai isak tangis
Tampilkan Ulasan (86)
Baca
+Pustaka
Raisaa
akhirnya tamat juga Dirian, kakak kakak pembaca engga ngomel lagi ya kapan tamatnya heheheh terimaksih banyak atas dukungan dan perhatiannya untuk cerita ini. sampai jumpa dicerita saya yang lain ya hehehe...
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Isela: Putri yang Terbuang

Isela: Putri yang Terbuang

pinta Grayson. Bibir Isela gemetar diantara derasnya air mata yang tidak terbendung, gadis itu tersenyum sendu menatap bayangan hitam di hadapannya. “Saya.. saya..” Isela kembali terdiam seolah berat untuknya mengatakan apa yang dia inginkan. “saya hanya ingin, satu pelukan dari Anda, Tuan Grayson.” Grayson tercekat kaget bersama tangisan yang terpecah di tenggorokan.
1062.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai isak tangis
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

Dia kembali menangis. "Kata siapa nggak berhak bahagia?" Ijah muncul dan memeluk Tika penuh kasih. "Jangan pernah ngomong gitu lagi, Nak. Semua orang punya jalannya masing-masing."
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai isak tangis
Baca
+Pustaka
Biarlah Kenangan Masa Lalu Menjadi Buah Waktu

Biarlah Kenangan Masa Lalu Menjadi Buah Waktu

Saat berhasil memilikinya, setetes air mata mengalir di pipi Haikal dan jatuh di tulang selangka Silvana. "Haikal, kamu nangis?" Silvana tertegun. Pria itu mencengkeram pinggangnya erat-erat, suaranya serak. "Diamlah." Seluruh tubuh Isabel gemetaran, kukunya menancap dalam-dalam ke telapak tangannya, tetapi dia tidak merasakan sakit.
9.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai isak tangis
Baca
+Pustaka
Setelah Masuk Ke Novel, Aku Mengubah Takdirku

Setelah Masuk Ke Novel, Aku Mengubah Takdirku

Isak tangis Stevia akhirnya pecah, menyuarakan rasa frustrasi dan kedudukan terdalam karena kehilangan janin yang sempat dikandungnya. Mendengar ratapan pilu dan penyesalan yang terlambat itu, Lilia berulang kali mengerjapkan matanya, berusaha sekuat tenaga menahan gejolak emosi agar tidak ikut menangis di depan wanita itu. Namun, sialnya pertahanannya runtuh juga. Air mata hangat itu meluncur mulus membasahi pipinya.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai isak tangis
Baca
+Pustaka
Suamiku Main Api

Suamiku Main Api

Aku merasakan kembali pundak yang selalu kujadikan sandaran saat hatiku menangis pilu. "Pikirkanlah, baik-baik, Papah dan Mamah akan selalu mendukungmu apapun yang terjadi!" Papah menepuk pundakku, menenangkan Isak tangisku yang semakin kencang. Air mataku semakin tak terbendung. Tangisku pecah. Hanya suara tangis mewarnai ruangan tamu. _ _ _
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai isak tangis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status