Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sentuhan Panas Sahabat Pacarku

Sentuhan Panas Sahabat Pacarku

Tangisan menggema di ruang perawatan. Namun bukan tangisan bayi seperti yang biasanya terdengar di rumah sakit, melainkan suara parau seorang ibu muda yang baru saja melahirkan. “Huaaaaaaaaa!” Tangisan Marsha pecah, begitu keras hingga perawat di luar refleks berhenti melangkah. Rafi yang tadinya sedang menatap dua bayi mungil di boks kaca langsung menoleh dengan panik. Wajahnya berubah tegang. Ia kira ada sesuatu yang salah.
10105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai suara tangisan
Baca
+Pustaka
DENDAM HATI YANG TERLUKA

DENDAM HATI YANG TERLUKA

Gerald mengencangkan tangannya dan Meremas dagu lancip milik Retno, cengkraman itu sangat sakit hingga Retno tak mampu menahan air matanya. Retno menangis saat itu juga dan membuat Retno kelimpungan, Gerald buru-buru melepaskan tangannya dari sana. “diamlah ! Jangan menangis !! Aku benci wanita cengeng sepertimu !!.” Namun bukannya berhenti, tangisan Retno Justru semakin tak bisa di tahannya, Bukan hanya air mata ! Bahkan isakan mulai lepas dari mulutnya, Retno sangat ketakutan di perlakukan kasar seperti itu.
107.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai suara tangisan
Baca
+Pustaka
Wanita Tangguh

Wanita Tangguh

Sekilas netranya melirik jam di dinding yang jarumnya mengarah ke angka empat tepat, kedua tangan Hamzah bergerak mengucek mata untuk mengumpulkan kesadarannya. Benar saja suara tangisan itu bukan khayalan atau ilusi yang timbul dari mimpi. “Mas, siapa yang menangis di pagi hari seperti ini?” ujar Syifa seraya mengerjapkan matanya. Sontak Hamzah bangkit dan memilih duduk di atas kasur, ternyata bukan hanya dia yang mendengar suara isakan tangis itu. Kedua netranya bergegas mengedarkan pandangan ke setiap sudut ruangan di dalam kamar.
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai suara tangisan
Baca
+Pustaka
Tasbih Cinta Yang Hilang

Tasbih Cinta Yang Hilang

Rasa haru, sedih, dan kagum akan kebijaksanaan Almarhum Rangga, tumbuh dalam jiwa dan pikiran Rafie kala itu. "Dulu Rangga juga pernah bicara tentang tasbih kecil itu. Ia mengatakan kalau tasbih itu milik A Rafie yang diberikan untuknya." Inayah terdiam sejenak, dua bola matanya berkaca-kaca. Tampak jelas ada rasa sedih yang menyelimuti jiwa dan pikirannya kala itu. Kemudian, Inayah berkata lagi, "Rangga pun berkata seperti ini, 'Jika aku tidak ada, maka pemilik tasbih inilah yang akan menggantikan aku!" terang Inayah menirukan ucapan Almarhum Rangga.
1012.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai suara tangisan
Baca
+Pustaka
Dosa dalam Cinta

Dosa dalam Cinta

Retakan kecil yang semula tak berarti kini melebar, membentuk garis-garis merah samar seperti urat luka yang merambat, bercahaya samar dalam bayangan. Lalu, suara itu datang—tajam, tinggi, melengking. Suara tawa kecil, namun ada yang salah. Nada itu bukan tawa gembira, melainkan tawa yang retak, penuh kepahitan, dan perlahan, tawa itu berubah menjadi jeritan. Suara anak-anak yang tawa mereka memudar, berubah menjadi tangis yang tercekik, bergema dari dalam perut bumi.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai suara tangisan
Baca
+Pustaka
Identitas Rahasia sang Pria Tertindas

Identitas Rahasia sang Pria Tertindas

Dia pun ikut pergi dari ruangan itu. Tangis Luna semakin pecah. Walaupun tangisan itu tanpa suara, tapi percayalah, tangisan yang paling menyakitkan justru adalah tangisan tapa suara. Rasa sakitnya jauh berlipat-lipat daripada menangis dengan suara. Ketika mulut sudah tidak mampu berkata, bukankah air mata sudah cukup untuk membicarakan segalanya?
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai suara tangisan
Baca
+Pustaka
Marriage Contract: My Jerk Bestfriend

Marriage Contract: My Jerk Bestfriend

Tangis yang terdengar pilu—menggambarkan segala perasaan kecewanya. Bibi yang menyaksikan seluruh kejadian itu dari balik mini bar, menghampiri Lyra yang menangis tersedu-sedu. Wanita paruh baya itu tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi, tetapi melihat Lyra menangis seperti ini dan perlakuan Efram yang begitu kasar padanya, membuat wanita itu iba kepadanya.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai suara tangisan
Baca
+Pustaka
Tuan CEO, Lepaskan Aku!

Tuan CEO, Lepaskan Aku!

suara Winda terdengar waspada. Hening. Tidak ada jawaban dari seberang sana. Hanya ada suara desah napas yang berat dan teratur. Winda merapatkan kardigannya, merasa bulu kuduknya berdiri. "Siapa ini?" Tiba-tiba, sebuah suara pecah dari balik telepon. Bukan suara orang dewasa, melainkan suara tangisan bayi yang melengking. Tangisan itu terdengar sangat memilukan, seolah-olah bayi tersebut sedang berada dalam kesakitan yang luar biasa. Winda tersentak, jantungnya berdegup kencang hingga terasa menyakitkan di dadanya. Tangisan itu terdengar begitu mirip dengan suara Ji-hoo saat sedang menangis.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai suara tangisan
Baca
+Pustaka
Cinta Tanpa Suara

Cinta Tanpa Suara

"Biarkan mereka membunuhku. Jangan biarkan mereka menang." Gia memutar tuas kotak musik itu perlahan. Suara gerigi kayu yang saling beradu terdengar di ruangan yang sunyi. Ia mulai menekan tombol-tombol kecil di sisi kotak, mengikuti irama Lullaby of the Rose. Ting... ting... ting... Nada pertama terdengar manis. Surya mendekat, matanya berkilat penuh nafsu akan kekuasaan.
892 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai suara tangisan
Baca
+Pustaka
CEO Buaya Darat

CEO Buaya Darat

Lalu kenapa Indra harus merasa bersedih? "Hanya karena suara tangisan seorang wanita rendah yang berasal dari kalangan bawah, kenapa aku harus merasa sedih seperti ini?! Seolah aku mendengar suara tangisan dari Mama ku sendiri!" Indra merasa hatinya bertambah sakit mendengar tangisan Marisa yang masih berkelanjutan. Indra memilih masuk ke dalam kamar utama dan menjatuhkan tubuhnya di atas ranjang dan mencoba untuk tertidur.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai suara tangisan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status