OBSESI BARA
"Zahra. Hanya kamu wanita terbaik yang aku kenal. Bahkan, petunjuk itu aku rasakan ketika sama kamu. Keyakinan itu aku rasakan ketika melihat kamu diam-diam melakukan ibadah. Di sana, aku selalu kagum sama kamu. Karena seakan, agama Islam adalah agama yang terbaik, agama terindah yang tidak akan pernah ada diagama manapun. Untuk itu, saat itu aku meyakinkan hati untuk masuk ke dalam agama islam. Dan untuk sekarang... aku ingin meyakinkan dengan sangatt-sangat yakin bahwa keputusan ini tidak ada sangkut pautannya dengan keterpaksaan. Untuk itu... maukan kamu sebagai pendamping atas diriku ini?"
Dengan segera Laila mengangguk.
"Alhamdulillah... mendengarnya saja membuatku senang, Syam. Apalagi