PENDEKAR CAMBUK HALILINTAR
“Ki Prana...! Aku dengar kaumenerima seorang tamu asing di rumahmu? Mana dia...!”
Mendengar suara yang lantang dan berat itu, membuat wajah Ki Prana, istri, dan putrinya langsung panik dengan wajah pucat.
“Dia Ki Jalak Ireng, tangan kanannya Juragan Srandak...!”kata Ki Prana dengan setengah berbisik.
“Ki Prana temui saja mereka, dan katakan bahwa saya akan segera pergi dari kampung ini,”ucap Raden Anom.