My Game Boyfriend
Sesekali ia melirik ke arah Arthur yang sedang menyetir dengan fokus namun tenang, sesekali menyunggingkan senyum setiap kali tangannya terlepas dari setir untuk mengelus punggung tangan Melati.
“Kau tahu,” kata Arthur tiba-tiba, memecah keheningan yang lembut itu. “Dulu saat aku masih kecil, aku sering bertanya pada ibuku, mengapa ia selalu berjalan lambat saat mengajakku ke mana-mana. Ibuku menjawab, ‘Karena hal terindah tidak pernah datang dengan terburu-buru, Nak. Kita harus menikmati setiap langkahnya, supaya tidak melewatkan keajaiban yang ada di sekitar kita.’ Sekarang aku baru benar-benar mengerti makna kalimat itu. Bersamamu, bersiap menyambutnya... semuanya terasa begitu berharga u