Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pernikahan Suami di Rumah Mertua

Pernikahan Suami di Rumah Mertua

Vita menarik napas panjang, lalu berkata, “Menangis bukan lemah, Kak. Air mata akan membasuh luka agar segera sembuh.” Benar apa yang dikatakan Vita, menangis merupakan hal yang manusiawi. Sebagai respon dari berbagai emosi yang bergejolak di dalam hati. Ketika merasa sudah terlalu lama berusaha kuat, ada kalanya kita perlu membasuh jiwa. Dengan menangis, kita akan menjadi lebih tenang. Seperti awan yang menurunkan hujan saat segalanya terasa berat. Kemudian ia akan terlihat lebih cerah dari sebelumnya.
1032.7K viewsCompletedAdded to Library 817 Times as it's okay to cry
Read
+Library
Aku Di Antara Pernikahan Pertama

Aku Di Antara Pernikahan Pertama

Mengusap bahunya beberapa kali. "Kadang, sesekali terlihat lemah, tidak akan menurunkan harga diri. Nangis juga bukan sebuah tolok ukur. Bukan berarti, orang yang menangis itu lemah, cengeng. Mungkin dia memang sedang butuh menangis untuk mengurangi sesak di dada, bukan berarti dia lemah." Aqilah menunduk dalam. Buliran bening mulai keluar dari sudut matanya.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as it's okay to cry
Read
+Library
Fitnah Ibu Mertua

Fitnah Ibu Mertua

ucapku pelan. Mas Adam menangis cukup lama, aku membiarkannya agar ia merasa lega. Laki-laki boleh kok menangis, karena itu fitrah semua manusia. Kalau menangis karena lemah, lebih lemah mereka yang menahannya, tak mau mengeluarkan. Menangis mampu membuat siapa saja lebih tenang, membuat lebih damai dan tentram. Setiap air mata yang mengalir, beban yang dipingkul lenyap secara perlahan. "Maafkan Mas yang udah menutupi semua ini, Dek." Mas Adam menunduk, ia enggan menatap wajahku.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as it's okay to cry
Read
+Library
Aku Pergi, Mas

Aku Pergi, Mas

Mungkin sudah waktunya untuk melepas, memaksa tinggal hanya akan semakin memperparah luka. Meski nanti Elif bisa kembali tertawa bersamanya. Belum tentu itu benar-benar tawa bahagia. Mungkin, dia hanya sedang pura-pura. Bukankah terkadang, tangis tak harus berair mata. Sakit tak selalu harus diekspresikan dengan tatapan sendu dan wajah yang pucat. Orang-orang di sekeliling dituntut untuk mampu lebih peka.
1017.9K viewsOngoingAdded to Library 696 Times as it's okay to cry
Read
+Library
Diam-Diam Menikmati

Diam-Diam Menikmati

Luna berhenti beberapa langkah di belakangnya, diam sejenak sebelum berkata, "Aku hanya ingin duduk di sini." Tanpa menunggu izin, Luna melangkah mendekat, lalu duduk di sebelah Jacob. Ia mengikuti arah pandangan pria itu ke lautan, tempat cahaya bulan memantul lembut di atas permukaan air yang bergelombang. "Tidak perlu malu," ujar Luna dengan suara lembut. "Pria juga bisa menangis. Kadang, itu cara terbaik untuk meringankan beban perasaan."
9.9115.5K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as it's okay to cry
Read
+Library
Berbagi Apartemen dengan Ketua BEM

Berbagi Apartemen dengan Ketua BEM

ujarnya tertawa, tapi air matanya tidak bisa bohong. Air matanya berkumpul di pelupuk mata, membuat penglihatannya menjadi tidak jelas karena air yang menggenang dan kalau Kaila berkedip satu kali saja, air mata itu akan jatuh. Angkasa mengulurkan tangannya dan memegang tangan Kaila. Ia mengelusnya pelan. “You can cry, Kai, it’s okay.”
108.1K viewsOngoingAdded to Library 234 Times as it's okay to cry
Read
+Library
Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami

Tak Ada Kata Maaf Untuk Mantan Suami

Naya menyeka air matanya sambil terus-menerus meminta maaf, penampilannya yang menangis tampak sangat menyedihkan. Raisa tidak melarangnya menangis di momen yang bahagia itu, melainkan membiarkannya meluapkan emosi dan kekecewaan yang terpendam. Setelah menangis dengan lega, Naya benar-benar merasa jauh lebih baik.
9.5308.3K viewsCompletedAdded to Library 6.2K Times as it's okay to cry
Show Reviews (73)
Read
+Library
Shani Alvaro
awal2 baca novel ini aku Kira karakter raisa ini wanita yang punya prinsip... waktu dia nerima bravi aja itu dah aneh bngt..karna bagaimana pun bravi sma Kevin itu adik kakak walaupun beda ibu...sekarang malah tambah ngawur lagi .. malah jadian sama si Rey... lama2 karakter raisa jd murahan bngt..
Anisya Kuran
awalnya aku pikir ceritanya bakal pasaran karena prolog nya nyaris sama dgn novel tetangga tapi pas lanjut baca lanjut baca lagi lanjut baca terus.. ternyata seru banget. walopun genre nya mirip2 yaitu pengkhianat an pernikahan tapi cerita nya fresh dan bikin nagih. semangat update sampe ending thor
Read All Reviews
Istri Pengganti Sang Miliarder

Istri Pengganti Sang Miliarder

Entah luka batin seperti apa yang tengah ia tanggung sendirian. “Nangis saja, tidak apa-apa. Anak cowok juga boleh nangis. Nangis bukan berarti cengeng, tapi pemberani. Berani untuk mengungkapkan perasaan.” Evelyn berucap dengan lembut. Ia bawa anak itu ke dalam dekapan.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 27 Times as it's okay to cry
Read
+Library
The Tears I Shed

The Tears I Shed

Sama seperti berbelas tahun lalu saat ia memutuskan untuk mengorbankan dirinya sendiri demi membuat semua orang yang di cintainya bisa bernafas lega dan tersenyum bahagia. Lo nyesel May? Halah masa lo baper-baper dan menye-menye itu udah lewat May! Buat apa lo melihara kesedihan hati kalau itu hanya akan membuat mata lo berair? Ingat mascara lo itu mahal. Sayang kalo di buang-buang cuma karena air mata sialan yang udah nggak sepantesnya lo keluarkan! Wake up Maya!!
1033.5K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as it's okay to cry
Read
+Library
Sad Boy

Sad Boy

Hingga melupakan rasa malu. "Menangislah, Kak. Luapkan semuanya, hal wajar manusia menangis dengan alasan apapun. Aku tak melarang kakak, seperti dirimu juga yang membiarkanku menangis sampai membaik," ujar Mayra lembut. Seon semakin meluapkan tangisannya, hingga membasahi baju Mayra. Semakin di eratkan pelukannya untuk sang kakak.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 219 Times as it's okay to cry
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status