Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ranjang yang Bukan Milikku

Ranjang yang Bukan Milikku

“Aku nggak tahu harus ngomong apa, Ran. Rasanya ... semuanya terlalu berat.” Randy mengangguk pelan, mencoba memahami. “Aku tahu kamu merasa seperti ini sekarang. Tapi kamu nggak perlu memaksakan diri. Cukup lepaskan apa yang kamu rasakan. Kadang, menangis itu nggak apa-apa.”
98.2K viewsCompletedAdded to Library 328 Times as it's okay to cry
Read
+Library
Setelah Sepuluh Tahun Pernikahan

Setelah Sepuluh Tahun Pernikahan

Minimal jika tak ada tempat untuk berbagi kesedihan, air mata ini bisa sedikit menjadi alat untuk meluapkan kesedihan ini. Bersambung🥀🥀🥀
1051.6K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as it's okay to cry
Read
+Library
Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

"Kamu optimis juga, ya." "Kalau nggak begitu, harus gimana? Nangis?" "Nggak ada salahnya dicoba. Kadang-kadang menangis itu cara bagus buat meluapkan emosi." "Kalau begitu, terima kasih. Tapi aku lagi nggak punya emosi yang perlu diluapkan." Stendy tertawa kecil. "Wah, berarti aku kehilangan kesempatan kasih bahu atau ngasih tisu, dong?"
9.7382.8K viewsCompletedAdded to Library 12.6K Times as it's okay to cry
Show Reviews (96)
Read
+Library
Ira Maya
keluarga reagan keluarga yg toxic gak baik... geram pada rebecca enak aja membuat berlian seperti nadine jadi selingkuhan saja reagan bodoh... didampingi wanita baik² malah milih krikil menyesal tuch liat cctv terus... aku mau lihat reagan mengejar² nadine terus dan tersiksa atas perbuatannya
Unyek Kenyek
ceritanya menarik banget,,sbnernya aku bingung juga mau pilih Arnold atau raegan sebagi pembaca TPI kalau di RL kalau aku PCC jdi nadine aku sih mending lebih milih Arnold ya Karna di bisa menghargai wanita udah jdi sahabat adeknya jdi dri pihak kluarga Arnold lebih baik ketimbang raegan tosix
Read All Reviews
METAMORFOSA-2 (DWILOGI)

METAMORFOSA-2 (DWILOGI)

Yang dilakukan Prita hanya menepuk-nepuk kecil pundak milik Jelita. “Nangis aja gapapa. Apalagi kalau nangis bisa bikin lo lega. Keluarin. Jangan suka nahan-nahan sesuatu yang membuat lo sesak kayak gini. Luapin aja gapapa. Kita juga punya hak untuk menangis. Bukan bayi aja yang punya hak menangis.” Prita terus mengoceh agar sahabatnya tak perlu sungkan untuk menangis. Mengeluarkan perasaan yang dirasa saat ini.
9.67.8K viewsOngoingAdded to Library 201 Times as it's okay to cry
Read
+Library
WA Untuk Simpanan Nyasar ke Istri

WA Untuk Simpanan Nyasar ke Istri

Aku berusaha duduk. "Kamu kenapa si? Sebaiknya kalau memang kamu merasa sakit, menangislah! Menangis bukan berarti cengeng, namun itu lebih baik untuk mengurangi sakitmu. Jangan kamu tekan yang berefek pada kesehatan."
866.9K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as it's okay to cry
Read
+Library
Nona CEO Looking for Love

Nona CEO Looking for Love

Dia tidak tega membiarkan wajah cantik itu harus terendam air mata untuk hal yang tidak penting. “Tidak masalah untuk mengeluarkan kesedihan. Nona begitu hebat.” ***
105.1K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as it's okay to cry
Read
+Library
ADA DARAH DI DALAM AIR

ADA DARAH DI DALAM AIR

Sangat sulit baginya untuk menangis,karena saat air matanya akan jatuh Mr,J dan DIA akan segera menyuruhnya agar tak menangis,sebab menangis hanya untuk orang-orang lemah. Sedangkan bagi Safira sendiri menangis adalah sebuah emosi yang normal bagi manusia,menangis menandakan bahwa dirimu masih memiliki emosional dan perasaan. Safira melepas pelukannya,ia segera menghapus air matanya dengan kasar.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as it's okay to cry
Read
+Library
Sebelum dan Sesudah: Pernikahan

Sebelum dan Sesudah: Pernikahan

“Kenapa kau menangis, kau tidak seharusnya menangis.” “Karena aku kecewa pada diriku, bagaimana bisa kata itu keluar dari mulutku, sungguh aku menyesalinya, Crys.” Crystal menggeleng. “Tidak ada yang perlu disesali. Jangan menangis, Kak. Aku sakit melihatnya,” balasnya dengan suara bergetar dan detik itu juga air matanya ikut keluar. Ia menangis.
107.2K viewsCompletedAdded to Library 281 Times as it's okay to cry
Read
+Library
From Your Eyes Only

From Your Eyes Only

“Iya, aku janji… tapi kalau tangis bahagia, boleh, kan?” Aku tersenyum sambil mengusap rambutnya. “Tidak boleh juga. Kalau bahagia, kamu harus tertawa. Bukan menangis ” “Tertawa sampai nangis, seperti waktu kamu ketawa karena candaan recehku, itu boleh?” Aku tergelak kecil, mengingat betapa seringnya aku terpingkal-pingkal sampai meneteskan air mata karena leluconnya. “Kalau itu boleh.”
106.7K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as it's okay to cry
Show Reviews (34)
Read
+Library
Kania Putri
kenapa sih harus kertas kepala kamu mam yakin dengan ini julio bahagia ya sih kamu khawatir kalo julio gak bisa hidup susah, denger mam kalo bukan karena kebaikan hati laras & bayu anakmu masih buta. jangan berpikir harta & kasta bisa menyelesaikan segalanya kamu perlu banyak belajar lagi arti hidup
sira_siti rahma
selalu di buat jatuh hati sama tulisan cinet, ceritanya selalu menyentuh dan selalu bikin penasaran sama kelanjutan ceritanya.sukses selalu buat cinet sukses buat karya karyanya .di tunggu kelanjutan ceritanya duh penasaran bgt sama kisah ini d awal awal aja aku udah d bikin nangis. I love you......️...️
Read All Reviews
Menyingkirkan Pelakor Tak Tahu Diri

Menyingkirkan Pelakor Tak Tahu Diri

"Sorry, Dad." "For what?" "I'm crying." "Then?" tanya Vano ingin tahu. "Temanku bilang, laki-laki tidak boleh menangis," jawab Bima polos. Vano tertawa. Lembut dia menghapus jejak airmata di pipi gempil Bima. "Laki-laki juga manusia. Tentu boleh menangis. Menangis bukan berarti kita lemah. Asalkan tidak berlarut-larut. You get it?"
108.1K viewsOngoingAdded to Library 219 Times as it's okay to cry
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status