Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Takdir Tara

Takdir Tara

Jarak antara kota Jakarta ke Sukabumi melewati jalan Ciawi memang lebih lama jika dibandingkan melalui tol Jagorawi, tapi pemandangan yang disuguhkan begitu memanjakan mata ketika melewati hamparan kebun teh hijau dan perbukitan dengan hutan yang pohon-pohonnya menjulang tinggi. "Lihatkan? Sudah aku katakan bahwa melewati rute ini akan sangat memanjakan matamu, jadi jangan sampai tertidur," ujar Devan mengetahui perasaan puas di hati Tara. Kekasihnya itu tanpa henti memandang ke luar kaca jendela. "Iya, kau benar, aku sangat senang!" jawab Tara sembari menoleh penuh semangat.
926 viewsOngoingIdinagdag sa Library 32 Beses bilang jab tak hai jaan full
Read
+Library
Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan

ujarnya tak bisa menahan diri sama sekali. Dita tersenyum tipis, matanya bersinar penuh rasa terima kasih. "Terima kasih, Pak Dika." "Mungkin memang wajar, karena kamu begitu cantik," kata Dika, mencoba menenangkan suasana dengan senyum, "banyak istri yang mungkin takut suaminya tergoda denganmu."
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 75 Beses bilang jab tak hai jaan full
Read
+Library
Janji Kedua

Janji Kedua

Kulitnya yang tak tertutup dioles dengan sesuatu yang Satrio tidak tahu namanya. "Mbok, itu kenapa badannya dioles pake ... apa namanya itu?" "Jahe, Mas." "Jahe? Nggak sekalian kasih gula sama air anget, Mbok?" "Ngawur. Istrinya pegal kok malah dibercandain."
1019.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 768 Beses bilang jab tak hai jaan full
Read
+Library
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

ujar dokter itu dengan suara lembut. Aku duduk di samping tempat tidur Reyhan, lalu memegang tangannya yang sudah renta dan terasa agak dingin. "Reyhan .… Ini aku, Abella." Reyhan yang semula tidak menunjukkan reaksi apa pun tiba-tiba menggerakkan ujung jarinya sedikit. Dia berusaha keras untuk membuka matanya. "… Abella ...." Sudut mulut Reyhan bergerak-gerak seolah-olah sedang tersenyum, tetapi juga seolah-olah sedang meminta maaf.
7.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 165 Beses bilang jab tak hai jaan full
Read
+Library
Diantara Dua Tasbih

Diantara Dua Tasbih

Runtuh tanpa menyisakan satu batu bata pun. Aku menyembunyikan wajahku di balik kedua telapak tanganku, dan tangisanku pecah seada-adanya. Bukan tangisan karena sakit jantung, melainkan tangisan karena rasa lega yang luar biasa. Untuk pertama kalinya dalam hidupku, ada seseorang yang melihat kerapuhanku bukan sebagai beban, melainkan sebagai sesuatu yang layak untuk diperjuangkan dan dijaga dengan taruhan nyawa.
194 viewsOngoingIdinagdag sa Library 7 Beses bilang jab tak hai jaan full
Read
+Library
Jabakan Maut Sahabatku

Jabakan Maut Sahabatku

Aku menatap matanya yang tampak agak terkejut. Aku tahu apa yang ingin dia katakan. Karena aku sudah basah dan hantaman orgasme itu membuat cairanku membasahi tangannya.
3.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 69 Beses bilang jab tak hai jaan full
Read
+Library
Ajari Aku Bahagia

Ajari Aku Bahagia

CHAPTER 12 ''Kenapa kamu malah berbicara seperti itu kepada Tantemu sendiri?'' Suara wanita itu bergetar, kulihat wanita mengusap mata seolah menagis. Aku yakin itu adalah air mata palsu yang merupakan bagian dari rencana busuknya. Bisa-bisanya dia menjual air mata kebohongan hanya untuk menarik perhatian orang lain. ''Zahra sungguh keterlaluan, kenapa dia bisa bersikap kasar begitu terhadap Tantenya sendiri?''
3.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 106 Beses bilang jab tak hai jaan full
Read
+Library
Tuan, Kau Sudah Berjanji Menjagaku

Tuan, Kau Sudah Berjanji Menjagaku

Ghiyaats, yang terlihat sudah kenyang namun masih enggan melepaskan sumber ASI-nya, seketika memalingkan wajah mungilnya begitu telinganya mendengar suara sang nenek. Sebuah decakan tawa manis tanpa dosa merekah di bibir mungil Ghiyaats, eksresi yang bisa meluluhkan hati siapa pun yang melihatnya. "Oh, Tuhan ...Babushka benar-benar jatuh cinta lagi padamu, Sayang. Kau membuat Babushka jatuh cinta setiap detik." bisik Nyonya Irina sambil mencium punggung tangan gempal Ghiyaats yang semakin senang menggeliat dan bibirnya merekahkan tawa merdu.
104.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 185 Beses bilang jab tak hai jaan full
Read
+Library
Nabrak Jodoh

Nabrak Jodoh

kata Pak Rustam masih acuh. Fajar yang sekarang sudah terlepas dari bekapan warga pun menghembuskan napas panjang dan menoleh ke arah meja. Secara spontan ia mengepalkan tangan dan berdiri lalu mengambil papan nama yang ada di meja lapor dan bersiap memukulkan ke arah Pak Rustam. “Dasar Tua bangka!” amuk Fajar tapi kemudian langsung ditahan oleh yang lain.
5.514.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 563 Beses bilang jab tak hai jaan full
Read
+Library
Tetanggaku Luar Biasa

Tetanggaku Luar Biasa

POV Siska Namanya Meidina Rahajeng, atau biasa dipanggil Ajeng. Istri dari A Reyhan, kakak sepupuku. Kami memanggilnya Mbak Ajeng. Wajah dan penampilan Mbak Ajeng, biasa saja. Entah apa yang membuat A Reyhan begitu menggilai wanita berdarah jawa asli itu.
1024.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 736 Beses bilang jab tak hai jaan full
Read
+Library
PREV
12345
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status