Menuju Matahari
Tapi agar Remak bisa tidur lebih nyaman, orang itu kemudian mengubah pikirannya.
Di luar, sore sudah nyaris sepenuhnya habis. Senja mulai turun, dan tepat detik itu azan magrib berkumandang dari masjid yang berada tepat di samping rumah banjar. Orang-orang yang tadi masih asyik mengobrol bergegas-gegas bangkit menuju masjid. Jaladri tentu ingin ikut bergabung dengan mereka, namun ia tahu Saketi bisa dengan mudah menyeretnya kembali ke sini, lalu melakukan banyak hal yang berkaitan dengan rasa sakit dan penderitaan.