Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DERITA WAJAH JELEK

DERITA WAJAH JELEK

Pria itu menatap Alya dengan serius hingga membuka kacamata hitamnya sehingga menampilkan keseluruhan wajahnya. “Anda jangan ngomong sembarangan lagi, oke?! Saya tidak kenal dengan Jaka apalah itu sama sekali! Jangan suruh-suruh saya yang baru saja Anda temui!” tegas Bara dengan ekspresi wajah marahnya.
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai jaga baya
Baca
+Pustaka
Gara-gara Jatah Mantan

Gara-gara Jatah Mantan

pekik Denan tertahan. *** "Selamat, ya, Bu. Anda sedang mengandung, usia kandungan Ibu sudah enam minggu. Saya akan resepkan vitamin untuk memperkuat janin Ibu dan kesehatan Ibu, ya. Untuk trimester pertama, sangat rawan terjadi keguguran, jadi saya sarankan untuk tidak bekerja atau berpikir terlalu berat. Dan mengurangi hubungan suami istri, karena janin masih sangat lemah. Ini resep vitaminnya." Dokter wanita berhijab itu menyerahkan selembar kertas untuk di bawa ke apotik.
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 423 kali sebagai jaga baya
Baca
+Pustaka
My Daughter's Teacher

My Daughter's Teacher

“Itu berarti wajah kamu itu boros tahu. Terus kalau iya umur kamu dua lima berarti kamu nikah muda banget dong. Soalnya kamu kan udah ada Shagun yang umurnya udah hampir enam tahun kan.” “Umur aku itu udah tiga puluh lima tahun, Sayang.” Jasmine langsung menghentikan tawanya setelah mendengar jawaban Jagat. “Tiga puluh lima?” gumam Jasmine. “Iya.” “Tapi kok ....” Jasmine tak meneruskan kata-katanya. Ia meneliti wajah Jagat dengan seksama. “Kenapa? Aku kelihatan sepuluh tahun lebih muda ya? Tanpan kan?!” ucap Jagat memuji dirinya sendiri.
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 950 kali sebagai jaga baya
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Setelah Melahirkan

Dicampakkan Setelah Melahirkan

jawab Jeena menatap putranya yang bawel. “Tante sakit apa?” tanya Sagara yang tidak akan berhenti jika tidak mendapat jawaban. “Um, Tante sakit—” jawab Jeena menggantung. “Tante gak bisa jalan.” Laila sudah keburu menjawab pertanyaan Sagara. “Laila, Gara memang lagi bawel-bawelnya. Maaf ya,” imbuh Jeena merasa tak enak hati.
1036.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai jaga baya
Baca
+Pustaka
Cinta Sagita

Cinta Sagita

Risa berkata sambil memasang wajah iba. Orang yang sedang mereka ajak bicara, namanya Pak Bay. Lengkapnya Bayana Adana. Dipanggilnya Pak Bay. Dialah yang merekomendasikan Sagita untuk bisa ke Australia. Masih muda, umurnya masih di angka 37 tahun.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 558 kali sebagai jaga baya
Baca
+Pustaka
GAIRAH MASA LAJANG

GAIRAH MASA LAJANG

Bu Dola menjewer kuping ku. “Aduh, sakit Bu!” Aku meringis. “Biarin aja sakit! Dari pada lambungmu sakit nanti, mending aku jewer kupingmu! Supaya kamu sadar kalau menunda-nunda makan itu bisa menimbulkan penyakit maag!” hardik Bu Dola posisi tangannya masih menjewer telinga ku. “Iya Bu, ampun! Aku janji nggak akan ngulanginya lagi,” seiring ucapan ku itu, barulah Bu Dola lepaskan tangannya dari telinga ku.
1032.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai jaga baya
Baca
+Pustaka
Sehangat Dekapan Mantan

Sehangat Dekapan Mantan

Sesuatu di dalam dada Jagara runtuh. Ia meraih ponselnya dengan tangan sedikit gemetar, menelepon Raya sekali lagi. Pesan suara kembali menyambutnya. Kali ini, bunyinya terdengar seperti penegasan, bukan kebetulan. Jagara keluar dari rumah sakit dengan langkah tergesa, hampir berlari. Baim yang menunggunya langsung berdiri. “Raya pergi,” ujar Jagara dengan suara pecah, jauh berbeda dari nada tegasnya sepanjang hari. “Cari tahu dia di mana.”
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai jaga baya
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah Paman Billionaire

Terjebak Gairah Paman Billionaire

Oriaga membalas sambil menepuk pelan punggung Shanaya. "Kamu harus menjaga kesehatan, karena sudah hampir pergantian musim. Jika perlu konsumsilah multivitamin." Oriaga mengangguk pelan dan kembali memulas senyum. Perbedaan umur yang cukup jauh ternyata tak membuatnya merasa selalu seperti orangtua bagi Shanaya. Gadis itu juga mulai bisa menasehati dan memberi perhatian yang memang sangat dia butuhkan sebagai seorang pria.
10101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai jaga baya
Baca
+Pustaka
LONELY TOGETHER

LONELY TOGETHER

Raga sudah mendekati Ibunya untuk memberikan kado sementara bucket bunga itu, Gaia pada akhirnya menyampaikan pada Ibu Raga. “Ini, Gia ya? Eh siapa?” Ibu Raga terlihat tersenyum setelah menyampaikan terimakasih. Tangan Gaia masih tertahan ketika wanita berkerudung itu bertanya. “Iya Bu, Gia boleh. Gaia juga bisa.” Wanita yang hari ini berusia 75tahun itu tersenyum. “Datang sama Raga?” Laki-laki yang ada di samping Gaia mengangguk ketika mendengar pertanyaan Ibunya.
955 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai jaga baya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status