TETANGGA SOK KAYA
Bu Nani mengangguk dengan senyum yang hambar.
“Iya, tadi saya nggak bawa uang, di rumah ‘kan masih banyak pizza sisa tadi siang, eh, tetap aja pengen jajanan kampungan, dasar anak-anak.” Bu Minah tertawa, tapi menurutku lebih pada merendahkan.
Aku menarik napas, ingin sekali aku melabraknya dan membela Bu Nani. Tapi aku tidak mau berbuat rusuh di tempat umum, terlebih ini tempat pengajian anak.
Hot Chapters