Menjinakkan Pewaris Yang Tak Tersentuh
“Karena biasanya kamu menerima begitu saja setiap sikap beliau. Tiba-tiba kamu lawan, ya makin kesal lah. Tapi jika tidak dilawan, beliau akan selalu merasa menang, Livia. Ingat ya, hidup itu cuman satu kali. Kamu mau menghabiskan hidup hanya untuk menerima sikap seperti ini? Nggak usah memikirkan hal lain, tapi kamu cukup sadari saja ... kalau kamu berhak melindungi dan membuat bahagiamu sendiri.”
Penjelasan Rinda sedikit membuat Livia berpikir.
“Kalau aku melawan begitu, berdosakah?”
“Livia, dosa itu tergantung permasalahannya,” sahut Jeje. “Kamu disayang, diberikan sikap baik dan layak oleh mamamu. Tapi kamu lawan dan membangkang. Itu baru dosa. Jika kamu pasrah dan terima nasib ditampar,